Esportivonews.com – Dunia industri gim global tengah diguncang oleh kontroversi besar yang melibatkan salah satu raksasa pengembang permainan, Activision. Perusahaan tersebut secara resmi telah menyampaikan permohonan maaf setelah terungkap bahwa cuplikan video asli dari tragedi maut kerumunan di Itaewon, Korea Selatan, digunakan sebagai materi visual dalam gim terbaru mereka, Modern Warfare 4.
Modern Warfare 4 yang baru saja dirilis pada 23 Oktober lalu, mengusung tema konflik fiksi yang melibatkan serangan dari Korea Utara ke Korea Selatan. Namun, alih-alih hanya menggunakan aset digital buatan, pengembang justru menyisipkan potongan video nyata yang sangat sensitif ke dalam salah satu adegan sinematiknya. Hal ini memicu gelombang kemarahan dari publik, terutama keluarga korban yang terdampak oleh tragedi Itaewon pada Oktober 2022 silam.

Dalam potongan video berdurasi sekitar tiga detik tersebut, pemain dapat melihat rekaman nyata yang memperlihatkan suasana mencekam pasca-insiden, termasuk momen saat korban dibawa menggunakan tandu dan upaya penyelamatan melalui resusitasi jantung paru (CPR). Penggunaan rekaman nyata ini dimaksudkan untuk memberikan kesan realisme yang mendalam terhadap dampak invasi dalam cerita gim, namun langkah ini justru dianggap sebagai tindakan yang sangat tidak sensitif dan tidak etis.
Menanggapi kecaman keras yang terus mengalir, Activision akhirnya mengambil langkah tegas. Melalui pernyataan resmi yang dikirimkan kepada MBC News, pihak penerbit mengonfirmasi bahwa mereka akan menghapus seluruh materi video tersebut dari dalam gim.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan permohonan maaf kepada keluarga korban yang menderita luka mendalam akibat insiden ini, serta kepada semua pihak yang merasa terganggu," tulis pernyataan resmi Activision. Pihak pengembang juga menekankan bahwa meskipun mereka berusaha menciptakan imersi yang realistis dalam karya fiksi mereka, tidak ada niat sedikit pun untuk meremehkan atau mengeksploitasi tragedi tragis yang telah terjadi.
Tekanan publik semakin kuat setelah keluarga korban mengeluarkan pernyataan bersama yang sangat emosional. Mereka menyatakan rasa ngeri melihat situasi kacau dan keputusasaan warga di lokasi kejadian—di mana orang-orang saling membantu melakukan CPR di jalanan yang dingin—diambil secara mentah-mentah hanya untuk kepentingan estetika sebuah permainan. Keluarga korban menuntut tindakan korektif segera sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap para korban.
Sebagai solusi, Activision menjanjikan bahwa pembaruan perangkat lunak atau patch akan segera dirilis pada 12 November mendatang. Pembaruan ini akan secara otomatis menghapus cuplikan video tragis tersebut bagi seluruh pemain di seluruh dunia. Saat ini, cuplikan tersebut masih dapat ditemukan dalam mode kampanye, namun penghapusan permanen akan segera dilakukan guna meredam kontroversi yang terus bergulir.







