Esportivonews.com – Dunia streaming baru-baru ini dihebohkan oleh aksi kocak salah satu streamer paling populer di dunia, IShowSpeed. Dalam sesi live streaming terbarunya, pria yang dikenal dengan energinya yang meledak-ledak ini mengalami kejadian yang sangat memalukan sekaligus mengundang tawa bagi para penggemar setia seri video game Legend of Zelda. Alih-alih kalah oleh bos besar yang menakutkan, Speed justru harus menyerah di tangan sekawanan ayam.
Kejadian ini bermula saat Speed mencoba menjelajahi dunia Hyrule melalui rilisan terbaru Ocarina of Time remake di konsol Switch 2. Untuk menambah keseruan dan mendalami peran, streamer asal Amerika Serikat ini bahkan rela berdandan mengenakan kostum tunik hijau khas karakter utama, Link, sang Hero of Time. Namun, semangat kepahlawanannya runtuh seketika saat ia melakukan kesalahan fatal yang sudah menjadi "tradisi" bagi setiap pemain Zelda.

Speed terjebak dalam aturan tak tertulis yang paling berbahaya di jagat Zelda: jangan pernah mengganggu ayam atau Cucco. Bagi pemain baru, Cucco mungkin terlihat seperti unggas lucu yang tidak berbahaya. Namun, bagi mereka yang sudah berpengalaman, ayam-ayam ini adalah monster paling mematikan yang pernah ada. Jika seorang pemain berani memukul satu saja ayam, mereka akan memanggil bala bantuan berupa kawanan ayam yang akan menyerang pemain dengan serangan bertubi-tubi hingga nyawa habis dalam hitungan detik.
Momen tragis ini terjadi di Desa Kakariko. Dengan penuh rasa penasaran dan sedikit keisengan, Speed mencoba menyerang seekor ayam di sana. "Oke teman-teman, mari kita lihat apakah aku bisa memukul benda ini. Kalian tidak boleh memukul ayam itu!" seru Speed kepada penontonnya sambil mengayunkan pedang. Meskipun ayam tersebut sempat menghindar, Speed yang keras kepala terus mengejar dan melancarkan serangan bertubi-tubi.
Kesabaran si ayam pun habis. Dalam sekejap, langit seolah dipenuhi dengan kepakan sayap saat kawanan Cucco datang menyerbu. Speed yang panik hanya bisa berteriak histeris saat melihat karakter Link dikeroyok oleh serangan paruh dan sayap yang sangat cepat. "Sial, apa-apaan ini? KFC! Apa-apaan ini?!" teriaknya saat layar permainan menunjukkan tulisan Game Over.
Setelah kejadian tersebut, Speed tampak tidak percaya dengan apa yang baru saja dialaminya. "Kak, kematian pertamaku karena ayam?! Seekor ayam! Ayam goreng! Katakan padaku kalau aku benar-benar mati karena ayam!" ucapnya dengan nada tidak percaya.
Reaksi para penggemar Zelda di kolom komentar sangat beragam, namun mayoritas merasa terhibur. Banyak yang menyebut bahwa pengalaman Speed adalah sebuah "ritual pendewasaan" bagi setiap pemain baru. "Semua penggemar Zelda tahu bahwa kita tidak boleh memberi tahu pemain baru tentang hal ini. Mereka harus merasakannya sendiri dengan cara yang keras, sama seperti kami dulu," tulis salah satu netizen. Kejadian ini membuktikan bahwa meskipun teknologi game terus berkembang, legenda "serangan maut ayam" tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah dunia Zelda.







