Satu Orang Main Ribuan Orang Menonton

Bagoes anwar

Satu Orang Main Ribuan Orang Menonton

<strong>Esportivonews.com – Dunia pengembangan gim sering kali dihantui oleh ketakutan akan pembajakan ide. Bagi pengembang independen atau indie developer, menciptakan mekanik permainan yang unik bisa menjadi pedang bermata dua; jika sukses, ide tersebut bisa dengan mudah ditiru atau dikloning oleh pihak lain hanya dalam hitungan jam. Namun, seorang seniman berbakat bernama Tuomas Erikoinen berhasil menciptakan sebuah solusi jenius untuk melawan tren tersebut melalui sebuah eksperimen sosial yang unik di platform Steam.

Erikoinen, yang merupakan seniman asli di balik kesuksesan Angry Birds, merilis sebuah gim platformer bergaya pixel art berjudul Jono. Alih-alih membiarkan pemain menikmati gim secara personal, Jono justru menerapkan aturan yang sangat tidak lazim: hanya satu orang yang boleh memegang kendali karakter dalam satu waktu, sementara ribuan orang lainnya hanya bisa menonton.

Satu Orang Main Ribuan Orang Menonton
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Gim yang dirilis secara gratis melalui studio solonya, Part Time Monkey, ini bekerja dengan sistem antrean. Setiap pemain hanya memiliki waktu tepat satu menit untuk mengendalikan karakter. Setelah menit tersebut habis, kendali akan berpindah ke pemain berikutnya dalam antrean. Pemain baru akan melanjutkan perjalanan tepat dari titik di mana pemain sebelumnya berhenti.

Keunikan Jono terletak pada interaksi sosialnya. Meskipun hanya satu orang yang bermain, ribuan pemain lain tetap aktif di dalam gim melalui fitur obrolan (chat). Mereka menonton siaran langsung permainan, memberikan sorakan saat pemain berhasil melewati rintangan sulit, atau justru mencaci-maki saat pemain melakukan kesalahan konyol. Fenomena ini menciptakan sebuah komunitas organik di mana orang-orang asing saling mendukung demi mencapai tujuan bersama.

Erikoinen menyebut Jono sebagai sebuah "gim eksperimental". Dalam sebuah unggahan di Reddit, ia mengungkapkan bahwa antusiasme pemain sangat luar biasa. Hanya dalam waktu 17 hari sejak peluncurannya, lebih dari 540 orang telah mengirimkan sekitar 85.000 pesan di kolom obrolan. Bahkan, tercatat ada satu pemain yang sangat berdedikasi hingga berhasil menaklukkan lebih dari 7.500 ruangan.

Mekanik permainan ini juga memiliki sistem konsekuensi yang menarik. Jika seorang pemain mati, hanya ruangan yang sedang dimainkan saja yang akan diatur ulang (reset), namun sebuah batu nisan akan tertinggal di sana sebagai peringatan bagi pemain berikutnya. Sebaliknya, setiap ruangan yang berhasil diselesaikan akan tetap terbuka untuk semua orang.

Ada juga mode khusus bernama Meat Grinder yang berisi level-level dengan tingkat kesulitan ekstrem. Salah satu level yang paling legendaris, yang diberi nama "DONT ASK HOW THE MEAT IS MADE", membutuhkan waktu hampir lima jam dan memakan korban 2.627 kematian sebelum akhirnya berhasil ditaklukkan.

Saat ini, komunitas sedang menantikan pencapaian besar berikutnya. Dengan rata-rata 5.000 ruangan yang diselesaikan setiap harinya, Erikoinen memprediksi angka satu juta ruangan akan tercapai sekitar bulan April mendatang. Ketegangan pun mulai memuncak saat para pemain bersiap untuk begadang demi menyaksikan apa yang akan terjadi di ruangan ke-100.000. Melalui Jono, Erikoinen membuktikan bahwa sesuatu yang tidak bisa difotokopi adalah pengalaman kolektif manusia yang saling terhubung.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar