eSportivo Fortnite – Siap-siap kaget, para gamer! Sebuah drama tak terduga baru saja mengguncang dunia game indie, melibatkan raksasa Steam, Valve, dan sebuah RPG vampir yang sangat dinanti, Nighthawks. Hanya beberapa hari sebelum peluncuran resminya pada 22 September, Nighthawks tiba-tiba diberi label "Dewasa Saja" (Adults Only) secara keliru oleh Valve. Ini bukan sekadar "epic fail" biasa, melainkan blunder fatal yang hampir bikin game ini terjebak di zona bahaya! Beruntung, Valve segera melakukan "comeback" cepat dan membatalkan rating tersebut. Berita ini datang dari laporan eksklusif esportivonews.com.
Bayangkan, game favoritmu tiba-tiba menghilang dari hasil pencarian default di Steam dan bahkan diblokir di beberapa negara! Itulah nasib yang menimpa Nighthawks. Rating "Adults Only" ini setara dengan "kena storm" di zona akhir, membatasi visibilitasnya hanya untuk akun yang mengaktifkan pengaturan konten dewasa. Ini bukan kali pertama Valve melakukan kesalahan serupa; bulan lalu, sebuah game point-and-click berating Teen juga sempat jadi korban mix-up yang hampir identik. Untungnya, kali ini "patch" perbaikan datang secepat kilat.

Richard Cobbett, pendiri Wadjet Eye, studio di balik Nighthawks, kini bisa kembali fokus "stres memikirkan apakah orang-orang benar-benar akan menyukai" game-nya. Nighthawks sendiri telah menjadi sorotan sejak kampanye Kickstarter-nya di tahun 2018, menjanjikan seni gambar tangan yang memukau dan cerita vampir yang lambat namun mendalam, tanpa sedikit pun menyebutkan konten seksual eksplisit. Cobbett bahkan sempat mengungkapkan kepada PC Gamer bahwa materi dewasa yang ada dalam game "jauh lebih tidak eksplisit daripada yang Anda lihat di HBO," dan lebih condong ke arah komedi daripada sensasi, sama sekali tidak sesuai dengan label "Adults Only" yang mengimplikasikan konten "smorgasbord" yang vulgar.
Setelah banding diajukan, label yang tidak diinginkan itu akhirnya dicabut. Namun, baik Valve maupun Wadjet Eye belum memberikan penjelasan resmi mengapa label tersebut bisa muncul di halaman toko mereka sejak awal, atau mengapa label itu menghilang begitu saja. Misteri di balik keputusan awal ini masih jadi tanda tanya besar, seolah ada "bug" tak terlihat dalam sistem rating mereka.
Meskipun pengalaman ini penuh tekanan, Cobbett mengakui ada sisi positif yang tak terduga: daftar keinginan (wishlist) Nighthawks hampir berlipat ganda dalam semalam setelah para penggemar bersatu mendukung game tersebut! Ia buru-buru menegaskan bahwa ini bukan taktik publisitas yang disengaja. "Saya tidak sebodoh itu dan saya tidak sepintar itu!" candanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah menambahkan game ini ke daftar keinginan mereka selama proses yang menegangkan ini.
Tanpa label kontroversial itu, Nighthawks kini kembali muncul di pencarian standar Steam, bahkan untuk pengguna yang tidak login. Ini adalah "epic save" yang mengembalikan game ini ke jangkauan semua player. Jadi, siap-siap untuk "drop" ke dunia Nighthawks yang penuh intrik dan cerita vampir yang unik! Game ini akan meluncur pada 22 September di Steam dan GOG. Insiden ini sekali lagi menyoroti pendekatan Valve yang tidak konsisten terhadap pelabelan konten dewasa, sebuah isu yang perlu segera di-"patch" agar tidak ada lagi game yang menjadi korban "prank" rating di masa depan.







