Esportivonews.com – Sebuah insiden mengerikan dan tidak masuk akal baru saja mengguncang warga di Baltimore County, Maryland. Seorang ibu rumah tangga dilaporkan harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengetahui bahwa anak-anaknya selama ini menjadi target gangguan dari seorang pria yang ternyata tinggal di dalam saluran pembuangan atau gorong-gorong.
Kejadian bermula saat Unique Wiggins, seorang warga setempat, menerima panggilan telepon darurat dari putri sulungnya yang berusia 21 tahun. Dalam nada bicara yang penuh kepanikan, sang putri mengklaim bahwa dirinya sedang diganggu oleh seorang pria misterius. Namun, jawaban sang putri justru membuat Wiggins terkejut bukan main. Ketika ditanya siapa pria tersebut, sang putri menjawab dengan sangat spesifik bahwa pelaku adalah "pria yang tinggal di dalam gorong-gorong".

Wiggins yang merasa curiga dan khawatir langsung melakukan penyelidikan mandiri ke area sekitar rumahnya. Ia kemudian mendatangi sebuah lubang got (manhole) yang terletak di dekat kediamannya. Di sana, ia mendengar suara pria yang sedang bernyanyi dari dalam kegelapan saluran bawah tanah tersebut.
"Saya merasa ini benar-benar tidak masuk akal," ujar Wiggins kepada media setempat. Dengan keberanian yang tersisa, ia berteriak ke arah lubang tersebut untuk memperingatkan pria itu agar menjauhi anak-anaknya. Namun, pria tersebut justru memberikan jawaban yang membingungkan dengan meminta agar anak-anak Wiggins yang menjauhinya, padahal ia sendiri berada di dalam saluran pembuangan.
Wiggins merasa situasi ini sudah sangat mengkhawatirkan. Selain melakukan pelecehan terhadap anak-anaknya, ia juga mencurigai pria tersebut telah melanggar batas properti miliknya dan bahkan diduga telah membobol mobilnya.
Pihak Kepolisian Baltimore County akhirnya turun tangan menangani kasus ini. Berdasarkan pernyataan resmi kepolisian, pria tersebut telah ditangkap atas tuduhan melanggar hak milik orang lain (trespassing). Namun, pada tanggal 13 Oktober, pria tersebut dilepaskan dengan jaminan atas kemauan sendiri.
Kasus ini memicu perdebatan di tengah masyarakat mengenai keamanan lingkungan. Wiggins menyatakan bahwa ia tidak selalu menuntut pria tersebut untuk dipenjara, namun ia sangat menekankan bahwa seseorang tidak seharusnya dibiarkan tinggal di dalam saluran pembuangan yang dapat mengancam keselamatan warga.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka tetap fokus dalam menangani kekhawatiran masyarakat dan menegaskan bahwa keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama seiring dengan berjalannya proses hukum di pengadilan. Hingga saat ini, kasus ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap ancaman yang datang dari arah yang tidak terduga.







