Esportivonews.com – Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Apple. Produk terbaru mereka yang sangat dinantikan, iPhone Duo, dilaporkan mengalami masalah serius pada komponen layarnya. Bukan sekadar lecet biasa, sejumlah pengguna melaporkan bahwa layar bagian dalam perangkat lipat (foldable) seharga 2.000 dolar AS atau sekitar Rp31 juta tersebut mengalami keretakan hanya dalam hitungan jam setelah pertama kali digunakan.
Fenomena ini memicu kegaduhan di kalangan penggemar teknologi dan konsumen yang telah merogoh kocek sangat dalam untuk memiliki perangkat flagship tersebut. Berbagai unggahan di media sosial menunjukkan kondisi layar iPhone Duo yang tampak pecah dan tidak berfungsi normal, padahal perangkat tersebut masih dalam kondisi sangat baru dan belum sempat mengalami benturan keras.

Masalah ini pertama kali mencuat ke publik setelah laporan dari jurnalis ternama Bloomberg, Mark Gurman. Ia mengungkapkan bahwa banyak pemilik iPhone Duo telah menghubungi dirinya untuk mengadukan kerusakan serupa. Menurut laporan tersebut, beberapa pengguna bahkan mengalami kerusakan layar hanya beberapa jam setelah mereka melakukan unboxing dan mulai mengoperasikan ponsel lipat pertama dari Apple ini.
Menanggapi gelombang keluhan yang terus mengalir, pihak Apple akhirnya angkat bicara. Melalui pernyataan resminya, perusahaan asal Cupertino tersebut mengakui adanya kendala teknis yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo. Apple menyatakan bahwa mereka sedang melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu penyebab pasti di balik kerusakan layar tersebut.
"Kami menyadari adanya masalah yang berdampak pada layar bagian dalam di sejumlah kecil unit iPhone Duo. Jika pengguna mengalami masalah dengan layar iPhone Duo mereka, mereka disarankan untuk segera menghubungi AppleCare untuk mendapatkan penggantian unit," tulis pernyataan resmi Apple yang dikutip dari laporan media internasional.
Meski telah memberikan pernyataan, Apple masih menutup rapat informasi mengenai jumlah pasti perangkat yang terdampak oleh masalah ini. Hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah keretakan tersebut disebabkan oleh cacat produksi pada komponen layar, kesalahan dalam proses perakitan, atau adanya kelemahan pada desain mekanis layar lipat yang digunakan.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi Apple, mengingat iPhone Duo adalah langkah berani mereka memasuki pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi oleh kompetitor. Kepercayaan konsumen menjadi taruhannya, terutama mengingat harga perangkat yang sangat premium.
Bagi para pengguna yang merasa perangkatnya mengalami gejala serupa, Apple menyarankan untuk tidak mencoba memperbaiki sendiri atau membawanya ke tempat servis tidak resmi. Langkah terbaik adalah segera menghubungi layanan AppleCare guna mendapatkan prosedur penggantian perangkat sesuai dengan kebijakan garansi yang berlaku. Publik kini menunggu apakah Apple akan melakukan program penarikan produk (recall) secara massal jika masalah ini ternyata bersifat sistemik.







