Esportivonews.com – Dunia game horor populer, Dead by Daylight, tengah diguncang badai kritik dari para penggemarnya. Ketegangan ini bermula ketika pengembang game tersebut, Behaviour Interactive, memberikan hadiah berupa akses gratis seluruh konten DLC (Downloadable Content) kepada seorang streamer ternama di platform Twitch, TheBurntPeanut.
TheBurntPeanut, yang dikenal luas karena gaya komentarnya yang energik dan avatar kacang animasi yang ikonik, tengah melakukan siaran langsung saat kejadian tersebut berlangsung. Di tengah sesi permainan, ia secara mengejutkan mendapatkan akses penuh ke seluruh karakter dan kemampuan (perks) tambahan yang ada di dalam game tanpa harus membayar sepeser pun.

Momen ini awalnya dianggap sebagai bentuk apresiasi, namun dengan cepat berubah menjadi isu sensitif di kalangan komunitas pemain. Banyak pemain merasa diperlakukan tidak adil karena mereka harus mengeluarkan uang secara resmi untuk mendapatkan konten yang sama, sementara seorang kreator konten bisa mendapatkannya secara cuma-cuma melalui jalur "istimewa".
Awalnya, suasana tampak santai. TheBurntPeanut sempat bercanda bahwa dirinya sedang menikmati apa yang ia sebut sebagai "hak istimewa streamer". Bahkan, akun resmi Twitch Dead by Daylight sempat menanggapi dengan santai melalui komentar yang menyatakan bahwa konten tersebut memang menjadi milik sang streamer. Namun, respons santai ini justru memicu kemarahan yang lebih besar di forum diskusi seperti Reddit.
Menanggapi gelombang protes yang tidak terbendung, pihak pengembang akhirnya angkat bicara. Melalui akun komunitas resmi mereka, DbD Pulse, mereka mengakui bahwa pemberian konten tersebut merupakan sebuah kesalahan prosedur. Mereka menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan akses gratis tersebut dilakukan oleh salah satu anggota tim tanpa melalui proses persetujuan internal yang semestinya.
"Memberikan konten kepada kreator untuk memberikan mereka kesempatan melihat isi game bukanlah hal yang aneh. Namun, keputusan kali ini diambil tanpa koordinasi yang tepat," tulis pernyataan resmi mereka di platform X.
Pihak pengembang juga mengakui bahwa mereka gagal menangani situasi saat kritik mulai bermunculan di tengah siaran langsung. Alih-alih menanggapi kekhawatiran pemain dengan serius, mereka justru sempat terlihat mengabaikan keresahan tersebut, yang kemudian memperburuk keadaan.
Namun, di sisi lain, Behaviour Interactive juga menyampaikan keberatan mereka terhadap reaksi keras komunitas. Mereka menyatakan merasa sangat terganggu dengan penggunaan bahasa yang provokatif serta adanya ancaman terhadap karyawan mereka. Pihak pengembang menegaskan bahwa segala bentuk ancaman terhadap staf mereka adalah hal yang tidak dapat diterima.
Sebagai penutup dari drama ini, Behaviour Interactive menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh komunitas. Mereka berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses internal perusahaan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Saat ini, komunitas masih menunggu langkah konkret dari pengembang untuk memulihkan kepercayaan para pemain setianya.







