Gaya Hidup Mewah Hasil Tipu Uang Rakyat

Bagoes anwar

Gaya Hidup Mewah Hasil Tipu Uang Rakyat

Esportivonews.com – Dunia media sosial tengah digemparkan oleh skandal besar yang melibatkan seorang pemengaruh atau influencer ternama. Pria yang dikenal luas dengan nama Shawty Dred ini ditangkap oleh pihak berwenang setelah diduga kuat terlibat dalam skema penipuan bantuan pangan pemerintah Amerika Serikat yang mencapai angka fantastis, yakni lebih dari 4 juta dolar AS atau setara dengan puluhan miliar rupiah.

Mercedes Reshard New, pria berusia 39 tahun yang berbasis di Atlanta, kini harus menghadapi kenyataan pahit di balik kemewahan yang selama ini ia pamerkan. Melalui akun Instagram miliknya yang memiliki lebih dari dua juta pengikut, New kerap mengunggah konten yang memamerkan gaya hidup kelas atas. Mulai dari jet pribadi, deretan mobil mewah, barang-barang desainer bermerek, hingga tumpukan uang tunai menjadi konsumsi harian para pengikutnya. Namun, di balik layar, kekayaan tersebut diduga berasal dari hasil mengeksploitasi program bantuan pangan pemerintah.

Gaya Hidup Mewah Hasil Tipu Uang Rakyat
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Berdasarkan laporan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat, New diduga melakukan manipulasi terhadap Supplemental Nutrition Assistance Program (SNAP). Program ini sejatinya dirancang untuk memberikan bantuan finansial bagi keluarga berpenghasilan rendah agar mereka dapat membeli kebutuhan pokok menggunakan kartu Electronic Benefit Transfer (EBT). Sayangnya, program sosial ini justru dijadikan ladang bisnis ilegal oleh sang influencer.

Modus operandi yang dijalankan New tergolong sangat sistematis dan terencana. Ia diduga menciptakan lebih dari 350 akun SNAP palsu dengan menggunakan identitas orang lain yang dicuri. Setelah akun-akun tersebut aktif, ia mengatur pengiriman kartu EBT ke berbagai alamat di wilayah Atlanta untuk kemudian digunakan secara ilegal.

Tak berhenti di situ, New juga memanfaatkan celah hukum dengan mendaftarkan bisnisnya, Shawty Dred LLC, sebagai pengecer resmi SNAP yang sah. Dengan status tersebut, ia diduga mampu mencairkan dana lebih dari 660.000 dolar AS melalui transaksi menggunakan kartu-kartu curian tersebut. Bahkan, setelah izin pengecer resminya dicabut pada November 2025, ia diduga beralih ke modus jalanan dengan mendekati pelanggan di supermarket Walmart. Ia menawarkan untuk membayar belanjaan mereka menggunakan kartu EBT, namun dengan syarat pelanggan tersebut harus memberikan uang tunai sebagai gantinya.

Kasus ini akhirnya meledak setelah otoritas melakukan penyelidikan mendalam. Pada 13 Oktober, New resmi ditangkap setelah dihadapkan pada 63 dakwaan federal, termasuk penipuan surat, pencurian identitas yang diperberat, serta penipuan program SNAP.

Dalam persidangan yang berlangsung pada 22 Oktober, New menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Meski demikian, hakim menolak permohonan jaminan (bond) yang diajukan oleh pihak pengacara. Jaksa penuntut berargumen bahwa New memiliki risiko tinggi untuk melarikan diri dari proses hukum mengingat besarnya kekayaan dan pengaruh yang ia miliki. Saat ini, sang influencer masih mendekam di penjara menunggu proses hukum selanjutnya yang diprediksi akan berlangsung panjang.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar