iPhone Duo Gagal Uji Ketahanan Ekstrem

Bagoes anwar

iPhone Duo Gagal Uji Ketahanan Ekstrem

Esportivonews.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi gadget flagship. Perangkat lipat terbaru besutan Apple, iPhone Duo, dilaporkan gagal melewati serangkaian uji ketahanan ekstrem yang dilakukan oleh YouTuber ternama, Zack Nelson, melalui kanal JerryRigEverything. Dalam pengujian yang sangat ketat tersebut, perangkat yang digadang-gadang sebagai inovasi masa depan Apple ini justru menunjukkan kelemahan fatal pada komponen utamanya.

Zack Nelson, yang dikenal dengan metode pengujian perangkat yang brutal, melakukan serangkaian tes standar mulai dari uji gores, uji debu, hingga uji tekuk (bend test). Meskipun pada awalnya iPhone Duo menunjukkan performa yang cukup menjanjikan, masalah mulai muncul saat pengujian memasuki tahap yang lebih berat.

iPhone Duo Gagal Uji Ketahanan Ekstrem
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Pada tahap awal, layar eksternal iPhone Duo menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Layar tersebut hanya mengalami goresan tipis pada tingkat tujuh dalam skala kekerasan Mohs. Namun, kondisi berbeda terlihat pada layar fleksibel bagian dalam. Layar utama ini tergolong sangat rentan terhadap goresan, bahkan hanya dengan tekanan kuku manusia saja sudah mampu meninggalkan bekas permanen. Meski demikian, Nelson memberikan apresiasi terhadap lapisan matte milik Apple yang mampu menyamarkan goresan tersebut saat layar dalam kondisi menyala.

Masalah serius mulai muncul saat Nelson melakukan uji ketahanan terhadap debu dan kotoran. Walaupun Apple telah menyematkan sertifikasi IP68 yang menjamin ketahanan terhadap air dan debu, kenyataan di lapangan berkata lain. Partikel debu dilaporkan berhasil menyusup masuk ke dalam mekanisme engsel (hinge) perangkat. Akibatnya, magnet yang berfungsi untuk menjaga ponsel tetap tertutup rapat tidak lagi mampu bekerja secara maksimal karena terganjal oleh kotoran tersebut. Hal ini menyebabkan iPhone Duo tidak bisa menutup dengan sempurna.

Puncak kerusakan terjadi saat pengujian tekuk dilakukan. Saat perangkat diberikan tekanan, muncul garis hijau permanen yang melintang di layar bagian dalam. Upaya pengujian kedua justru memperparah keadaan dengan munculnya dua garis tambahan lainnya. Nelson menyimpulkan bahwa desain engsel pada iPhone Duo memberikan ruang gerak yang terlalu bebas, sehingga tekanan tersebut langsung menghantam dan merusak panel layar fleksibelnya.

"iPhone Duo tidak selamat dalam uji ketahanan saya," ujar Nelson dengan nada kecewa. Di akhir pengujian, layar bagian dalam perangkat tersebut benar-benar mati dan tidak responsif sama sekali. Kerusakan ini tentu menjadi pukulan telak bagi pengguna, mengingat biaya penggantian layar tersebut diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar 1.000 dolar AS atau setara belasan juta rupiah.

Meskipun pengujian ini dilakukan dalam kondisi yang jauh lebih ekstrem daripada penggunaan sehari-hari, Nelson tetap memberikan peringatan kepada calon pengguna agar tidak memberikan tekanan berlebih pada perangkat saat dalam posisi terbuka. Kegagalan ini menjadi catatan penting bagi Apple dalam menyempurnakan teknologi ponsel lipat mereka di masa mendatang.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar