Insiden Viral Influencer Diserang Pasangan

Bagoes anwar

Insiden Viral Influencer Diserang Pasangan

Esportivonews.com – Dunia media sosial baru-baru ini digemparkan oleh sebuah video konfrontasi fisik yang melibatkan seorang pembuat konten kuliner ternama. Allie Tong, sosok di balik akun Instagram populer allie.eats, mengungkapkan pengalaman traumatisnya saat sedang melakukan aktivitas profesional di ruang publik. Insiden yang terjadi di depan sebuah kedai kopi di San Francisco ini tidak hanya melibatkan makian verbal, tetapi juga berujut pada tindakan kekerasan fisik terhadap asistennya.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi pada 27 Oktober lalu saat Tong dan asistennya tengah berada di luar Wrecking Ball Coffee. Keduanya sedang dalam proses pengambilan gambar untuk sebuah video promosi yang telah direncanakan sebelumnya. Namun, suasana yang semula kondusif berubah menjadi mencekam ketika seorang pria tak dikenal mulai melontarkan hinaan dan kata-kata kasar saat mereka sedang merapikan peralatan syuting.

Insiden Viral Influencer Diserang Pasangan
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Ketegangan memuncak ketika asisten Tong mencoba merekam tindakan pria tersebut sebagai bentuk dokumentasi atas gangguan yang mereka terima. Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat seorang wanita yang mendampingi pria tersebut melakukan tindakan agresif. Wanita itu tampak menerjang ke arah asisten Tong dan mencoba merebut ponsel yang tengah digunakan untuk merekam kejadian tersebut.

Tong memberikan kesaksian yang mengejutkan mengenai detail serangan tersebut. Ia mengklaim bahwa wanita itu tidak hanya mencoba merampas ponsel, tetapi juga mencakar bagian dada asistennya. Tidak berhenti di situ, pelaku juga menuntut agar seluruh rekaman video segera dihapus. Dalam kekacauan tersebut, pelaku juga dilaporkan mengambil kacamata hitam milik sang asisten dan menolak untuk mengembalikannya.

Menanggapi kejadian ini, Departemen Kepolisian San Francisco telah memberikan pernyataan resmi. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa laporan telah masuk pada 28 Oktober dengan tuduhan penganiayaan dan perusakan barang. Berdasarkan laporan tersebut, kacamata milik korban dilaporkan mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. Hingga saat ini, pihak berwenang menyatakan bahwa belum ada penangkapan yang dilakukan terkait kasus ini.

Awalnya, Tong mengunggah rekaman tersebut dengan tujuan agar identitas pasangan pelaku dapat dikenali oleh publik. Namun, setelah netizen berhasil mengidentifikasi pasangan tersebut, Tong segera mengeluarkan pernyataan lanjutan. Ia meminta para pengikutnya untuk tidak melakukan doxing atau melakukan perundungan secara massal terhadap pelaku di dunia maya.

Pihak pengelola Wrecking Ball Coffee juga tidak tinggal diam. Pemilik kedai tersebut, Joey Cannata, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan melarang pasangan tersebut untuk datang kembali ke lokasi. Cannata menambahkan bahwa salah satu karyawannya sempat menyaksikan sebagian dari konfrontasi tersebut dan memberikan keterangan yang sejalan dengan bukti video yang diunggah oleh Tong. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para kreator konten mengenai risiko keamanan saat bekerja di area publik.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar