eSportivo Fortnite – Para penggemar Spider-Man di Cartagena, Kolombia, baru-baru ini mengalami "zona berbahaya" yang tak terduga, bukan dari penjahat super, melainkan dari serangan gas biologis yang begitu dahsyat hingga membuat seluruh auditorium bioskop harus dievakuasi! Insiden ini, yang terjadi pada 2 Agustus di Cine Colombia multiplex, Plaza Bocagrande, sontak menjadi viral dan menghebohkan jagat maya, seolah-olah ada "bom asap" tak terlihat yang meledak di tengah-tengah pemutaran film "Spider-Man: Brand New Day."
Bayangkan ini: Anda sedang asyik "ngeloot" cerita, tiba-tiba "storm" bau tak sedap mulai mendekat, memaksa semua "player" untuk segera "rotate" keluar dari area. Rekaman yang beredar di esportivonews.com menunjukkan kerumunan penonton berhamburan ke koridor, beberapa bahkan menutup hidung mereka seperti sedang menghadapi "gas beracun" di game. Bahkan seorang performer yang mengenakan kostum Spider-Man pun harus turun tangan, mencoba menenangkan dan menghibur para penonton yang "tereliminasi" dari kenyamanan kursi mereka. Ini bukan lagi sekadar "skill issue," tapi "survival challenge" yang nyata!

Menurut laporan dari The Sun, kekacauan ini dipicu oleh "senjata rahasia" yang dilepaskan oleh seorang penonton – sebuah kentut yang disebut-sebut memiliki kekuatan setara untuk mengalahkan seluruh Avengers di masa jayanya. Bau busuknya begitu "legendary" hingga membuat suasana bioskop menjadi "area denied" dan tak bisa ditempati. Pertanyaannya, "loadout" apa yang dimakan sang pelaku hingga bisa menghasilkan "damage" sebesar itu? Apakah ini sebuah "emote" baru yang terlalu realistis, atau mungkin ada "buff" tak terduga dari makanan tertentu?
Hingga kini, identitas "master of stealth" di balik serangan gas mematikan ini masih menjadi misteri. Bahkan Spider-Man, sang detektif ulung, gagal menangkap "antagonis" tak terlihat ini. Spekulasi pun bertebaran, ada yang menduga ini adalah "prank" dengan bom bau yang disengaja, namun belum ada konfirmasi resmi. Yang jelas, banyak penonton memilih "GG" dan meninggalkan film tanpa menyelesaikannya. Untungnya, tidak ada "damage" fisik atau cedera yang dilaporkan, dan pemutaran film lainnya di bioskop tetap berjalan normal, seolah-olah "match" ini hanya terjadi di satu "zona."
Reaksi di media sosial tak kalah seru. Para "netizen" langsung menjuluki pelaku sebagai "villain" sejati dari pemutaran film tersebut. "Untuk merusak seluruh bioskop seperti itu, hanya Tuhan yang tahu apa yang dimakan orang itu," tulis seorang "player." Yang lain menambahkan, "Pria itu adalah ancaman," seolah mengutip J. Jonah Jameson yang sedang "rant" di chat global. Ada juga yang berkomentar, "Tidak ada lagi rasa hormat, tapi saya tidak berpikir ada orang yang begitu busuk sampai mengevakuasi seluruh auditorium." Ini benar-benar "epic fail" yang akan dikenang!
Kejadian ini bukan yang pertama kali flatulensi menciptakan "chaos" di ruang publik. Pada tahun 2023, Singapore Airlines bahkan harus "refund" pasangan sebesar $1,410 setelah mereka pindah dari kelas ekonomi premium untuk menghindari "gas" dari seekor anjing yang kentut. Influencer Kolombia, Yeferson Cossio, juga pernah "dibanned" oleh Avianca setelah diduga ada perangkat kentut kimia yang meledak dalam penerbangan. Bahkan para astronot pun tidak aman; kru Artemis II pernah diperingatkan bahwa kentut berlebihan bisa menimbulkan "fire hazard" di pesawat Orion. Jadi, apakah ini "meta" baru untuk mengosongkan ruangan? Atau hanya "bug" sistem pencernaan yang kelewat batas yang perlu "patch" segera?







