Chris Hansen Kritik Keras Robert Pattinson

Bagoes anwar

Chris Hansen Kritik Keras Robert Pattinson

Esportivonews.com – Dunia hiburan Hollywood tengah diguncang oleh ketegangan antara tokoh televisi legendaris Chris Hansen dengan aktor papan atas Robert Pattinson. Ketegangan ini bermula setelah film terbaru produksi A24 yang berjudul Primetime dirilis ke publik. Dalam film tersebut, Pattinson memerankan sosok Hansen, namun alih-alih merasa terhormat, Hansen justru melontarkan kritik pedas terhadap penggambaran dirinya di layar lebar.

Dalam sebuah sesi wawancara di podcast Have a Seat yang dipandu oleh host Fox News, Jesse Watters, Chris Hansen secara terbuka menyatakan kekecewaannya. Mantan pembawa acara ikonik To Catch a Predator ini merasa bahwa interpretasi yang diberikan oleh Pattinson sama sekali tidak mencerminkan kepribadian aslinya. Hansen merasa film tersebut telah meleset jauh dari fakta yang sebenarnya.

Chris Hansen Kritik Keras Robert Pattinson
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Hansen mengungkapkan bahwa versi karakter yang dimainkan oleh Pattinson terasa sangat asing baginya. Ia menyebut penggambaran tersebut sangat tidak menyenangkan dan jauh dari kesan humor yang biasanya ia tunjukkan. "Sama sekali tidak ada unsur humor saya di sana. Karakter ini terasa sangat terputus dari realitas, tidak stabil, gelap, dan sangat tidak disukai," ujar Hansen dengan nada kecewa.

Perselisihan ini sebenarnya sudah mulai memanas sebelum film tersebut tayang. Hansen sempat mengancam akan mengambil langkah hukum karena pihak produksi menolak memberikan akses penayangan awal tanpa kewajiban menandatangani perjanjian kerahasiaan atau Non-Disclosure Agreement (NDA). Pada akhirnya, ia memilih untuk menonton film tersebut di bioskop layaknya penonton umum lainnya untuk melihat bagaimana dirinya digambarkan.

Tidak hanya bicara berdasarkan opini pribadi, Hansen juga membagikan testimoni dari rekan-rekan kerjanya. Ia menceritakan bahwa sekitar 14 orang dari kru kerjanya saat ini pergi menonton film tersebut bersama-sama. Hasil diskusi mereka dikirimkan kepada Hansen melalui pesan teks. Meskipun mereka memuji aspek teknis film, mereka merasa alur ceritanya sangat mengecewakan.

"Kami merasa beberapa aspek teknis filmnya bagus, sinematografinya menarik, serta penggunaan warna hijau, merah, dan biru yang sangat estetik. Namun, jika bicara soal cerita, kami merasa bosan hanya setelah 30 menit pertama," ungkap Hansen mengutip pesan dari rekan-rekannya.

Hansen juga menambahkan bahwa banyak penonton yang ia temui menganggap film tersebut terlalu berlebihan atau over the top. Bagi mereka yang sudah mengenal rekam jejak karier Hansen, penggambaran dalam Primetime dianggap sebagai sebuah ketidakakuratan yang fatal.

Meski memberikan kritik tajam, Hansen tidak secara terang-terangan melarang orang untuk menonton. Ia tetap memberikan kebebasan kepada penggemar A24 atau penggemar Robert Pattinson untuk menilai sendiri. Namun, ia memberikan peringatan keras agar penonton menyadari bahwa apa yang mereka lihat adalah fiksi belaka, yang tidak mencerminkan kerja keras dan dedikasi nyata yang ia dan rekan-rekannya lakukan selama ini.

Ketika ditanya oleh Jesse Watters mengenai nilai untuk performa akting Robert Pattinson dalam film tersebut, Hansen tidak ragu-ragu memberikan nilai rendah, yakni huruf "D". Konflik ini menambah daftar panjang kontroversi seputar warisan serial To Catch a Predator, yang juga baru-baru ini dibahas dalam sebuah dokumenter pada tahun 2025 mengenai alasan pembatalan acara tersebut.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar