Antrean Taco Bell Berujung Ancaman Pistol!

Bagoes anwar

Antrean Taco Bell Berujung Ancaman Pistol!

eSportivo Fortnite – Siapa sangka, momen lapar di restoran cepat saji bisa berubah jadi drama menegangkan layaknya final circle di Fortnite? Insiden tak terduga baru-baru ini mengguncang Maryland, di mana seorang wanita harus berhadapan dengan hukum setelah diduga mengancam staf Taco Bell dengan senjata api. Alasannya? Waktu tunggu pesanan yang terlalu lama. Bayangkan, lag di dunia nyata yang berujung pada critical hit hukum!

Setiap gamer tahu rasanya menunggu loading screen yang tak kunjung usai, atau ping yang melonjak tinggi. Nah, pengalaman serupa, namun jauh lebih ekstrem, dialami staf Taco Bell ketika Ashley Andrews, 30 tahun, merasa kesabarannya habis. Menurut laporan dari Kantor Sheriff Queen Anne’s County, Andrews dituduh melakukan penyerangan tingkat dua, memperlihatkan pistol, mengganggu ketertiban umum, dan membahayakan secara sembrono. Ini bukan sekadar rage quit, tapi sudah masuk kategori banned permanen dari server!

Antrean Taco Bell Berujung Ancaman Pistol!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Insiden ini terjadi pada 18 Juni. Pihak berwenang dipanggil setelah ada laporan mengenai seorang wanita yang "memperlihatkan pistol selama pertengkaran verbal." Staf restoran menceritakan bahwa Andrews, yang frustrasi dengan lamanya pesanan, sempat menantang mereka untuk "bertemu di luar di tempat parkir." Tak hanya itu, ia juga mengangkat bajunya, memperlihatkan pistolnya, dan melontarkan ancaman. Sebuah emote yang sangat tidak ramah, bukan?

Pihak kepolisian juga mendapatkan rekaman CCTV dari staf Taco Bell yang menunjukkan Andrews "meletakkan tangannya di gagang pistol saat berdebat dengan staf." Momen itu jelas bukan bagian dari battle pass yang menyenangkan. Setelah tiba di lokasi, polisi segera membawa Andrews ke dalam tahanan, menyita senjatanya, dan melakukan penangkapan.

Meskipun Andrews telah membayar jaminan sebesar $5000 pada 19 Juni untuk dibebaskan, petualangannya belum berakhir. Ia dijadwalkan akan kembali ke pengadilan pada 23 Juli untuk menghadapi dakwaan yang tertunda. Selain itu, ia juga telah di-trespass atau dilarang keras memasuki gerai Taco Bell tersebut. Apakah ini akhir dari quest-nya, atau hanya awal dari side mission yang lebih rumit?

Komentar dari publik pun bermunculan. Salah satu saksi di Facebook menyebutkan, "Saya ada di sana, jujur saja, itu memang 30 menit menunggu. Salut untuk para deputi, mereka tiba dengan sangat cepat." Komentar lain menambahkan, "Tidak ada di Taco Bell yang sepadan dengan dakwaan kejahatan." Sebuah pelajaran berharga bahwa bahkan di tengah rasa lapar yang mendalam, ada batas-batas yang tidak boleh dilewati. Ingat, teman-teman gamer, jangan sampai lag emosi membuat kalian lose segalanya! Berita ini kami rangkum dari esportivonews.com.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar