Esportivonews.com – Dunia industri video game tengah diguncang oleh antusiasme luar biasa menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6). Namun, ada fakta menarik yang terungkap dari sosok di balik kesuksesan seri legendaris tersebut. Dan Houser, salah satu pendiri Rockstar Games, mengaku sengaja menghindari segala bentuk informasi atau cuplikan gameplay terkait GTA 6.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Houser, yang merupakan otak di balik penulisan dan produksi hampir seluruh seri GTA hingga GTA 5 serta Red Dead Redemption 2, merasa perlu menjaga fokus kreatifnya. Sejak meninggalkan Rockstar pada tahun 2020, ia kini tengah membangun imperium barunya melalui Absurd Ventures.

Dalam sebuah wawancara di podcast Strictly Business milik Variety, Houser mengungkapkan bahwa ia bahkan belum menonton video cuplikan berdurasi 27 menit yang sempat viral di Netflix beberapa waktu lalu. Ia secara sadar memilih untuk tidak menontonnya agar tidak terdistraksi oleh karya yang tidak ia tulis sendiri.
"Saya belum melihatnya. Saya akan berusaha menghindarinya karena saya selalu mencoba menghindari hal-hal yang dapat mengganggu atau mengacaukan kreativitas saya," ujar Houser. Ia menambahkan bahwa ia lebih memilih untuk terus mencari cara baru dalam bercerita, daripada terjebak dalam kebiasaan membanding-bandingkan karyanya dengan apa yang mungkin akan ia lakukan secara berbeda.
Kebiasaan "menghindari pengaruh" ini ternyata sudah menjadi pola kerja Houser selama bertahun-tahun. Ia mengaku pernah berhenti menonton film-film bertema koboi saat proses pengembangan Red Dead Redemption sedang berjalan. Ia juga menunda menonton serial populer The Sopranos hingga ia benar-benar keluar dari Rockstar. Menurutnya, kualitas karya yang terlalu bagus justru bisa mengganggu proses kreatifnya karena ia secara tidak sadar akan mulai menganalisis kelebihan dan kekurangan karya tersebut secara teknis.
Kini, di bawah bendera Absurd Ventures, Houser tengah mengerjakan dua proyek game bergenre open-world. Ia mengaku sangat jarang memainkan game lain dalam genre yang sama untuk menghindari insting analisanya yang terlalu tajam. "Saya hampir bisa membedah kekuatan dan kelemahan tim pengembang lain secara real-time, dan itu sangat mengganggu. Saya akan terus berpikir, ‘Tim animasi mereka lemah, tapi desain game ini luar biasa’," tuturnya.
Meskipun ia berusaha menjaga jarak, Houser menyadari bahwa karya terbarunya pasti akan selalu disandingkan dengan standar tinggi yang telah ia tetapkan melalui seri GTA. Namun, alih-alih merasa terbebani, ia justru melihat potensi pujian dari perbandingan tersebut. Baginya, jika karyanya kelak dibandingkan dengan GTA, itu bisa menjadi sebuah kehormatan tertinggi dalam kariernya sebagai kreator.







