Skandal Hot Tub Twitch Kembali Memanas

Bagoes anwar

Skandal Hot Tub Twitch Kembali Memanas

<strong>Esportivonews.com – </strong>Dunia streaming kembali diguncang oleh pernyataan mengejutkan dari mantan petinggi salah satu platform streaming terbesar di dunia, Twitch. Marcus "djWheat" Graham, yang pernah menjabat sebagai direktur di platform tersebut, memberikan kritik tajam terhadap cara Twitch menangani kontroversi konten "hot tub" atau siaran di dalam bak mandi yang sempat viral beberapa tahun silam.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Graham mengungkapkan penyesalannya atas sikap Twitch yang dianggap terlalu lembek dalam menghadapi gelombang kritik dari pengguna. Ia berpendapat bahwa jika ia masih memegang kendali saat itu, ia akan memberikan respons yang jauh lebih berani dan lugas kepada para pengkritik yang menuntut penghapusan konten para streamer berbaju renang tersebut.

Skandal Hot Tub Twitch Kembali Memanas
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Graham secara terbuka menyatakan bahwa Twitch seharusnya tidak perlu merasa tertekan oleh opini publik yang merasa terganggu. Menurutnya, logika yang digunakan sangat sederhana: jika seseorang tidak menyukai jenis konten tertentu, mereka seharusnya cukup berhenti menonton, bukan malah menuntut platform untuk melakukan sensor besar-besaran.

"Jika saya bisa kembali ke masa itu dan melakukannya secara berbeda, saya akan jauh lebih agresif dengan bertanya, ‘Mengapa kalian sangat peduli?’" ujar Graham dengan nada tegas. Ia menekankan bahwa para kreator sebenarnya tidak melakukan kesalahan apa pun. Mereka hanya memanfaatkan celah dalam aturan yang ada untuk menciptakan konten yang unik.

Lebih lanjut, Graham menyoroti ketidakkonsistenan prioritas yang ditunjukkan oleh Twitch dan para pengkritiknya. Ia merasa heran mengapa kemarahan publik begitu besar terhadap konten bak mandi, sementara konten judi online yang jauh lebih berbahaya justru tidak mendapatkan perhatian atau tekanan yang sama besarnya. Menurutnya, melihat seseorang berbincang di dalam bak mandi jauh lebih tidak berbahaya dibandingkan dampak destruktif dari siaran perjudian yang bisa merusak mental penonton.

Ia juga membela para streamer yang membawa bak mandi tiup ke dalam rumah mereka sebagai bentuk kreativitas dalam memahami regulasi. Graham menilai para kreator tersebut justru cerdas karena mereka membaca aturan dengan teliti dan menemukan cara untuk tetap beroperasi secara legal di bawah payung kebijakan Twitch.

Meskipun Twitch akhirnya merilis kategori khusus untuk konten "Pools, Hot Tubs, and Beaches" pada Mei 2021, Graham menilai langkah tersebut sudah terlambat. Ia menganggap Twitch justru memperburuk situasi dengan memberikan respons yang setengah-setengah dan lambat dalam memperbarui kebijakan mereka.

Selain masalah konten, Graham juga sempat menyinggung isu favoritisme di platform tersebut. Ia mengakui bahwa memang ada beberapa kreator yang mendapatkan jalur cepat untuk mencapai status "Partner" atau mendapatkan akses eksklusif tertentu. Namun, ia membantah adanya teori konspirasi besar mengenai perlakuan istimewa yang sistematis, seraya menyebut bahwa tindakan penyalahgunaan wewenang yang terbukti telah mengakibatkan konsekuensi serius bagi staf yang terlibat.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar