Esportivonews.com – Dunia konten kreator kembali diguncang oleh skandal etika yang melibatkan seorang YouTuber ternama. Christopher Stefanou, pria berusia 30 tahun yang mengelola kanal YouTube populer bertajuk LISHARKMAN, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan ilegal terhadap spesies yang dilindungi. Stefanou dituduh sengaja menangkap seekor hiu putih besar dan menyeretnya ke bibir pantai hanya demi kepentingan konten visual.
Insiden yang menggemparkan komunitas pecinta laut ini terjadi di perairan Massachusetts, Amerika Serikat. Berdasarkan laporan hukum, Stefanou bersama timnya diduga telah merencanakan aksi ini selama beberapa hari saat melakukan perjalanan memancing bersama seorang klien asal Eropa. Alih-alih memancing secara konvensional, kelompok ini diduga menggunakan peralatan terlarang, termasuk penggunaan drone, untuk memancing dan menjebak hiu tersebut.

Target mereka adalah seekor hiu putih sepanjang hampir tiga meter yang dikenal dengan nama "Aaron the Shark". Ironisnya, hiu tersebut bukanlah hiu biasa; Aaron adalah subjek penelitian yang sebelumnya telah diberi tanda (tagging) oleh para peneliti kelautan untuk dipantau pertumbuhannya. Tindakan Stefanou dianggap sebagai serangan langsung terhadap upaya konservasi yang sedang berjalan.
Jaksa penuntut mengungkapkan fakta yang cukup memprihatinkan. Setelah berhasil menangkap hiu tersebut, kelompok Stefanou diduga menyeret predator puncak itu ke daratan. Alih-alih segera melepaskannya demi keselamatan hewan, mereka justru merayakan keberhasilan tersebut dengan berfoto-foto di pantai sebelum akhirnya mengembalikan hiu itu ke laut. Aksi ini dinilai sebagai bentuk eksploitasi satwa demi popularitas digital.
Akibat perbuatannya, Stefanou kini menghadapi rentetan dakwaan pidana yang serius di Pengadilan Tinggi Barnstable. Ia dijerat dengan pasal kekejaman terhadap hewan, penangkapan hiu secara ilegal, penggunaan umpan mekanis yang dilarang, upaya penangkapan spesies dilindungi, hingga kepemilikan satwa yang dilindungi hukum. Di wilayah seperti Cape Cod, peraturan mengenai hiu putih sangatlah ketat karena peran krusial mereka dalam ekosistem laut.
Saat ini, Stefanou telah dibebaskan dengan jaminan sebesar $10.000, namun dengan syarat yang sangat berat. Ia dilarang keras melakukan aktivitas memancing, menggunakan kapal, hingga menerbangkan drone di seluruh perairan Massachusetts. Selain itu, ia diwajibkan menyerahkan lisensi memancingnya dan menghapus seluruh rekaman video yang berkaitan dengan insiden tersebut agar tidak disebarluaskan.
Meski dakwaan tersebut sangat berat, pihak pengacara Stefanou bersikeras membantah tuduhan tersebut. Mereka mengklaim bahwa kliennya adalah seorang pendukung pelestarian satwa laut dan selalu mengedepankan etika dalam setiap aktivitas memancingnya. Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan dan Stefanou dijadwalkan akan kembali menjalani persidangan pada bulan Desember mendatang untuk menentukan nasib masa depan karier digitalnya.







