Streamer Twitch Ditangkap Usai Pelecehan di Disneyland

Bagoes anwar

Streamer Twitch Ditangkap Usai Pelecehan di Disneyland

Esportivonews.com – Dunia hiburan digital kembali diguncang oleh kabar memprihatinkan yang menimpa seorang kreator konten. Yoatzi Castro, seorang streamer populer di platform Twitch, menjadi korban dugaan pelecehan seksual saat sedang melakukan siaran langsung (livestream) di kawasan taman bermain ikonik, Disneyland, Anaheim. Insiden yang terjadi di tengah kegembiraan liburan ini berakhir dengan penangkapan pelaku oleh pihak kepolisian setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada 23 September lalu, saat Castro sedang menikmati waktu bersama teman-temannya di sekitar area Kastil Sleeping Beauty. Tanpa disadari, saat kamera sedang menyala dan menyiarkan aktivitasnya secara real-time, seorang pria diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan meraba tubuhnya.

Streamer Twitch Ditangkap Usai Pelecehan di Disneyland
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Melalui rekaman video yang kemudian diunggah ke Instagram, terlihat momen mencekam saat seorang pria berjalan tepat di belakang Castro. Meski kontak fisik tersebut tidak terlihat secara gamblang dalam video, reaksi spontan Castro menunjukkan adanya gangguan yang sangat mengusik kenyamanannya. Castro yang merasa terganggu langsung berbalik arah dan melabrak pria tersebut. Dalam suasana emosional, ia sempat memukul punggung pria itu sembari berteriak kepada teman-temannya bahwa dirinya telah dilecehkan.

Di sisi lain, pria tersebut sempat membantah tuduhan tersebut dengan nada bingung. Namun, Castro menegaskan bahwa ia merasa sangat dilecehkan dan harga dirinya diinjak-injak. "Insting pertama saya adalah berbalik dan memukul karena saya merasa sangat dilecehkan," ungkap Castro dalam keterangannya kepada media lokal KTLA.

Tidak tinggal diam, Castro segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan Disneyland. Petugas keamanan pun langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Karena sempat kesulitan menemukan pelaku, Castro mengambil langkah berani dengan menyebarkan foto dan potongan video kejadian tersebut ke media sosial. Langkah ini terbukti efektif; hanya dalam waktu sekitar 15 menit, pihak keamanan berhasil mengidentifikasi dan menemukan pria yang dimaksud berkat bantuan rekaman livestream tersebut.

Juru bicara Departemen Kepolisian Anaheim mengonfirmasi bahwa petugas telah melakukan wawancara terhadap pria tersebut. Pelaku akhirnya ditangkap atas dugaan pelanggaran hukum terkait kekerasan seksual tingkat ringan (misdemeanor sexual battery). Meski telah dilepaskan pada malam yang sama dengan surat peringatan, pihak kepolisian menyatakan bahwa investigasi masih terus berjalan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi.

Pihak Disneyland sendiri telah memberikan pernyataan bahwa mereka bekerja sama penuh dengan penegak hukum untuk menangani insiden ini. Castro menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan proses hukum dan menuntut keadilan. Ia berharap kasus ini bisa menjadi alarm bagi perempuan dan anak perempuan lainnya agar tidak takut untuk bersuara jika mengalami perlakuan tidak menyenangkan di ruang publik.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden pelecehan yang menimpa para streamer saat sedang melakukan siaran langsung. Sebelumnya, pada tahun 2023, streamer asal Spanyol, Gonsabellla, juga melaporkan kejadian serupa di sebuah bar. Tak hanya itu, di Hong Kong, seorang pria bahkan dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap streamer may5w di tengah siaran langsungnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa ruang publik tetap menjadi area yang rentan bagi para kreator konten yang bekerja secara terbuka.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar