Skandal AI di Fortnite Picu Kemarahan

Bagoes anwar

Skandal AI di Fortnite Picu Kemarahan

Esportivonews.com – Dunia game kembali digegerkan oleh isu sensitif terkait penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kali ini, raksasa pengembang game, Epic Games, terseret dalam kontroversi setelah sebuah karya seni yang digunakan dalam mode Fortnite Festival terdeteksi mengandung tanda air (watermark) milik Google Gemini. Insiden ini memicu reaksi keras dari komunitas pemain yang selama ini sangat kritis terhadap penggunaan aset berbasis AI dalam industri kreatif.

Masalah ini mencuat ketika para pemain yang sedang menikmati suasana horor Fortnitemares 2026 menyadari adanya kejanggalan pada sampul lagu berjudul "Meow". Lagu tersebut merupakan kolaborasi antara Ironmouse, Sleeping Forest, dan HalaCG. Pada versi aslinya, terdapat logo Google Gemini yang mengintip di sudut kanan bawah gambar, sebuah indikasi kuat bahwa aset tersebut dihasilkan oleh teknologi AI generatif.

Skandal AI di Fortnite Picu Kemarahan
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Ketegangan semakin memuncak setelah Ironmouse, seorang VTuber ternama, memberikan tanggapan langsung terkait isu tersebut. Melalui unggahan di platform X, Ironmouse menyatakan ketidaktahuannya mengenai penggunaan aset tersebut dan menegaskan bahwa timnya telah mengambil langkah tegas. Ia menyatakan bahwa timnya telah menghubungi pihak penyelenggara rilis tersebut untuk menuntut penggantian karya seni tersebut segera mungkin. Ironmouse juga mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam atas kejadian ini.

"Sama sekali tidak tahu, terima kasih sudah memberi tahu saya. Tim saya sudah menghubungi orang-orang yang bertanggung jawab atas rilis ini dan menuntut agar ini diubah," tulis Ironmouse dalam keterangannya.

Menanggapi kegaduhan ini, pihak Epic Games akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam pernyataan resminya, perwakilan Epic Games menjelaskan bahwa karya seni tersebut bukanlah milik mereka, melainkan disediakan oleh pihak artis untuk digunakan di berbagai platform digital. Epic Games menyatakan bahwa mereka hanya mengikuti instruksi dari artis tersebut, dan segera setelah artis yang bersangkutan meminta perubahan, mereka pun langsung mengganti aset tersebut di dalam game.

Perubahan visual pada sampul lagu "Meow" akhirnya terlihat pada 5 Oktober, di mana versi gambar yang bersih tanpa tanda air AI kini telah menggantikan versi sebelumnya. Namun, perubahan ini dilakukan secara diam-diam tanpa pernyataan resmi tambahan untuk menenangkan massa, yang justru memicu spekulasi di kalangan komunitas.

Kasus ini bukanlah yang pertama bagi Fortnite. Sebelumnya, pemain sempat menyoroti poster karakter dengan jumlah jari yang tidak wajar sebagai bukti penggunaan AI yang ceroboh. Epic Games sendiri sebelumnya pernah mengakui bahwa mereka melakukan eksperimen dengan teknologi AI pada fase konsep pengembangan. Hal ini membuat komunitas semakin waspada dan menuntut transparansi penuh, terutama terkait penggunaan AI pada skin atau aset visual lainnya agar tidak merugikan seniman manusia yang menjadi tulang punggung industri kreatif.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar