eSportivo Fortnite – Bayangkan ini, para gamers sejati! Di medan pertempuran cinta yang tak terduga, seorang TikToker dari Atlanta, Savannah (dikenal sebagai savsilby), baru saja mengalami epic fail yang mungkin akan membuatmu geleng-geleng kepala. Bukan karena bug di game, bukan karena lag, melainkan karena pacarnya memilih untuk meninggalkannya demi… hold on for it… seorang gadis AI yang justru ia ciptakan sendiri! Ini bukan sekadar glitch dalam hubungan, ini adalah plot twist yang bisa jadi meta baru dalam drama percintaan digital.
Di era digital ini, siapa sih yang belum pernah dabbling dengan AI? Dari bantu tugas remeh-temeh sampai jadi teman ngobrol, AI kini merambah berbagai aspek hidup. Bahkan, ada yang pakai AI untuk bikin model digital super menarik demi menarik perhatian di marketplace online seperti Facebook Marketplace atau Vinted. Nah, Savannah ini salah satunya, tapi dengan hasil yang jauh di luar dugaan.

Awalnya, niat Savannah murni: membantu adiknya menjual meja di Facebook Marketplace. Ia pun menciptakan model wanita AI yang ‘sempurna’ untuk jadi display produk. Siapa sangka, ‘karakter’ AI buatannya itu justru jadi point of interest utama bagi pacarnya sendiri. Ini seperti kamu bikin skin baru yang keren, tapi malah pacarmu lebih tertarik sama skin itu daripada kamu yang memakainya!
Dan inilah bagian yang bikin server down: Savannah mengungkapkan bahwa pacarnya meninggalkannya! Alasannya? Pria itu menyebut gadis AI ciptaannya ‘sangat menarik secara konvensional’ dan entah bagaimana, ia ‘jatuh cinta’ pada ilusi digital itu, hingga akhirnya perasaannya pada Savannah memudar. Unbelievable, bukan? Ini bukan lagi ghosting, tapi AI-ghosting!
Video awal Savannah yang menceritakan kisah ini langsung viral, tembus hampir 900.000 views sejak awal Juli. Ia kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut, seolah-olah sedang mengulas replay dari sebuah pertandingan yang kacau. "Aku tidak berpikir apa-apa," katanya. "Aku kirim ke pacarku saat itu, ‘Ya ampun, lihat ini lucu sekali, banyak yang klik, pasti cepat laku!’ Tapi malam itu, dia mulai bicara tentangnya. ‘Gadis itu, gambar itu, memberiku pikiran-pikiran penuh nafsu,’ ujarnya."
Pacarnya bahkan menambahkan, "Ya, dia memang sangat menarik secara konvensional." Itu hari Kamis. Sepanjang akhir pekan, Savannah mendapatkan silent treatment, seolah-olah sedang di-mute dalam voice chat. Dan fast forward, dia putus cinta denganku karena seorang gadis AI. Ini benar-benar game over yang tidak terduga, dan mungkin jadi pelajaran berharga tentang batasan antara realitas dan dunia maya.
Meski begitu, Savannah mengakui bahwa perpisahan itu "hanya masalah waktu" dan bercanda bahwa pacar berikutnya harus punya mobil dan pekerjaan penuh waktu – upgrade yang jelas setelah pengalaman ini! Para penonton TikTok-nya pun ikut terkejut. "Ini gila sekali, aku turut prihatin," kata seorang warganet. "Ini tidak mungkin nyata, sungguh gila," tambah yang lain. Memang, di tengah meningkatnya hubungan romantis antara manusia dan AI, kisah ini jadi pengingat betapa tipisnya batas antara dunia nyata dan digital. Siapa sangka, skill menciptakan AI bisa jadi bumerang dalam hubungan asmara? Ini adalah challenge baru yang harus kita hadapi di era modern! Berita ini dilaporkan oleh esportivonews.com.







