eSportivo Fortnite – Dunia game kembali diguncang kontroversi! Game pendatang baru bernama Pickmon, yang dikembangkan oleh PocketGame dan diterbitkan oleh Networkgo, dituduh melakukan plagiarisme desain karakter Pokemon dan karya seni penggemar (fan art). Tuduhan ini memicu kemarahan di kalangan komunitas Pokemon, terutama para seniman yang merasa karyanya dicuri.
Awalnya, Pickmon sudah menuai kritik pedas karena desain monsternya dianggap sangat mirip dengan Pikachu, Charizard, dan bahkan Link dari Breath of the Wild. Namun, masalahnya tidak berhenti di situ. Beberapa seniman fan art Pokemon kini menuduh Pickmon secara terang-terangan mencuri desain mereka tanpa izin atau kredit.

El.psy.fake, seorang seniman yang karyanya diduga dicuri, mengungkapkan kekecewaannya di Instagram. Ia menuduh Pickmon tidak hanya meniru Nintendo, tetapi juga mengambil desain dari seniman penggemar, termasuk evolusi Mega Meganium miliknya. "Mereka bahkan tidak berusaha mengubah sesuatu agar tidak terlalu kentara," ujarnya.
Tuduhan serupa juga dilontarkan oleh @pokejayjay di X (sebelumnya Twitter). Ia mengklaim bahwa desain Mega Ceruledge buatannya telah dicuri mentah-mentah oleh Pickmon. Kedua seniman tersebut menegaskan bahwa mereka tidak pernah dihubungi atau diberi kredit atas penggunaan desain mereka.
Kontroversi ini semakin memanaskan suasana, mengingat sebelumnya Pickmon juga dituduh menggunakan aset-aset dari game Palworld dengan sedikit modifikasi. Beberapa monster di Pickmon terlihat seperti hasil editan dari Anubis dan Quivern dari Palworld. Nama pengembang "PocketGame" juga dianggap sebagai sindiran terhadap Pocketpair, pengembang Palworld.
Selain itu, mekanisme penangkapan monster di Pickmon yang menggunakan kartu, bukan bola, dianggap sebagai upaya untuk menghindari paten penangkapan monster yang menjadi inti dari gugatan hukum Nintendo terhadap Palworld.
Gelombang protes semakin keras, dengan banyak pihak yang menyerukan agar Steam menarik demo Pickmon yang belum memiliki rating. Banyak anggota komunitas yang memprediksi bahwa tim hukum Nintendo akan segera turun tangan dalam kasus ini. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pengembang game untuk menghormati hak cipta dan menghindari plagiarisme.






