Operasi ‘Tak Dikenal Manusia’ Bikin Dokter Dipecat!

Bagoes anwar

Operasi 'Tak Dikenal Manusia' Bikin Dokter Dipecat!

eSportivo Fortnite – Dunia medis digemparkan oleh sebuah insiden yang terdengar seperti skenario dari game horor paling ekstrem, di mana seorang dokter di Inggris harus menerima "Game Over" permanen dari kariernya. Dr. Yasser Adly Abdel Rahman, seorang ahli bedah, kini resmi dicoret dari daftar medis setelah sebuah tribunal menemukan serangkaian kesalahan fatal yang ia lakukan dalam operasi darurat pada tahun 2020 di Royal Oldham Hospital. Bayangkan sebuah bug yang begitu parah hingga mengubah seluruh gameplay—begitulah kira-kira gambaran prosedur yang oleh para ahli disebut sebagai sesuatu yang "tidak kompatibel dengan kehidupan" dan "tidak dikenal manusia."

Tribunal Layanan Praktisi Medis (MPTS) mengungkapkan bahwa Dr. Abdel Rahman tidak hanya melakukan kesalahan bedah yang sangat serius, tetapi juga gagal merespons tanda-tanda bahaya yang jelas selama masa pemulihan pasien. Seolah belum cukup, ia juga terbukti bertindak tidak jujur dalam masalah ketenagakerjaan terpisah. Ini bukan sekadar glitch kecil, melainkan kegagalan sistemik yang berujung pada konsekuensi mengerikan yang tak terhindarkan.

 Operasi 'Tak Dikenal Manusia' Bikin Dokter Dipecat!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Kisah tragis ini berpusat pada "Pasien A", yang menjalani operasi darurat pada 25 Agustus 2020, setelah dirawat karena masalah perut parah. Dalam apa yang bisa disebut sebagai "miskalkulasi" paling fatal, Dr. Abdel Rahman secara keliru menghubungkan lambung dan usus kecil pasien. Tak berhenti di situ, ia kemudian menciptakan koneksi kedua, membentuk sebuah "lingkaran tertutup" yang secara efektif mencegah makanan melewati sistem pencernaan dengan benar. Ini seperti membangun jalan buntu di tengah jalur utama, menjebak segalanya dan memicu krisis internal yang mematikan.

Sekitar tiga minggu kemudian, setelah kekhawatiran berulang kali diangkat oleh staf perawat dan keluarga pasien, konsultan lain mengambil alih kasus tersebut. Dalam sebuah operasi korektif darurat, barulah kesalahan fatal itu terungkap. Mr. C, seorang ahli bedah kolorektal konsultan, bersaksi bahwa operasi Dr. Rahman berada di "ujung ekstrem kesalahan bedah" dan "seburuk-buruknya bagi seorang ahli bedah konsultan." Ia bahkan menambahkan bahwa prosedur itu "tidak dikenal manusia." Dalam laporannya, Mr. C menegaskan, "Prosedur Dr. Rahman paling baik digambarkan sebagai aneh dan merupakan operasi yang sama sekali tidak konvensional yang tidak kompatibel dengan kehidupan. Pasien A pasti akan meninggal dalam periode pasca-operasi jika bukan karena intervensi Mr. D." Sebuah intervensi heroik yang menyelamatkan nyawa dari ambang kematian.

Tribunal juga menemukan bahwa Dr. Abdel Rahman gagal merespons secara memadai saat kondisi pasien memburuk pasca-operasi, meskipun rasa sakit pasien semakin meningkat. Ini adalah kegagalan support yang fatal, meninggalkan pasien dalam kondisi kritis tanpa penanganan yang semestinya. Mengakhiri kasus ini, tribunal memerintahkan agar nama Dr. Abdel Rahman dihapus dari daftar medis, sebuah keputusan final yang berarti ia tidak akan pernah lagi dapat mempraktikkan kedokteran di Inggris. Sebuah akhir yang pahit untuk sebuah karir, yang berakhir dengan ban permanen karena kesalahan yang tak termaafkan, seperti yang dilaporkan oleh esportivonews.com.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar