Kontroversi Konten Lama Bikin YouTuber Bikin Acara Sendiri

Bagoes anwar

Kontroversi Konten Lama Bikin YouTuber Bikin Acara Sendiri

Esportivonews.com – Dunia hiburan digital tengah dihebohkan dengan aksi balas dendam kreatif dari seorang YouTuber ternama asal Inggris, JaackMaate. Kreator konten yang memiliki nama asli Jack Dean ini memutuskan untuk menggelar perayaan Natal pribadinya di kota Norwich, setelah namanya dicoret secara sepihak dari acara resmi perayaan lampu Natal kota tersebut.

Keputusan mengejutkan dari Dewan Kota Norwich ini dipicu oleh sebuah keluhan terkait konten video "edgy" atau kontroversial yang pernah dibuat oleh Dean lebih dari satu dekade silam. Meskipun video tersebut berasal dari tahun 2014, pihak otoritas setempat menilai konten lama tersebut tidak sejalan dengan citra acara resmi yang akan digelar pada 19 November mendatang.

Kontroversi Konten Lama Bikin YouTuber Bikin Acara Sendiri
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Padahal, Jack Dean yang kini berusia 33 tahun sebelumnya telah mendapatkan undangan kehormatan untuk menyalakan lampu Natal bersama rekan-rekan podcastnya, Stevie White dan Robbie Knox. Bagi Dean, kesempatan ini bukan sekadar tugas profesional, melainkan sebuah impian masa kecil yang ingin ia wujudkan di kota kelahirannya.

Namun, alih-alih menyerah karena merasa diperlakukan tidak adil, trio pengelola podcast Happy Hour ini justru menyusun rencana tandingan yang jauh lebih meriah. Mereka mengumumkan bahwa pada tanggal yang sama, yakni 19 November, mereka akan mengadakan rangkaian acara sendiri yang mencakup penyalaan lampu Natal alternatif, pesta besar, hingga pertunjukan komedi amal.

"Kami merasa kecewa dan sedih. Alasan utama kesedihan kami adalah karena kami tahu banyak dari kalian, para pendengar setia Happy Hour, yang sudah berencana datang untuk bergabung bersama kami," ungkap Dean dalam video terbarunya. Ia menambahkan bahwa banyak penggemar yang bahkan sudah memesan tiket kereta api dan hotel untuk menghadiri acara resmi tersebut.

Sebagai bentuk solidaritas terhadap penggemar dan komunitas lokal, kelompok ini menyatakan bahwa meskipun Dewan Kota Norwich tidak mengizinkan mereka menyalakan lampu utama, hal itu tidak menghalangi mereka untuk menyalakan lampu di tempat lain. Rencana mereka adalah berkeliling ke berbagai lokasi di Norwich sebelum akhirnya menutup rangkaian acara di sebuah pub bernama Murderers. Di sana, mereka akan menyalakan lampu Natal dan mengadakan pesta besar bersama para penggemar.

Tak hanya sekadar bersenang-senang, mereka juga menunjukkan sisi kemanusiaan dengan mengadakan pertunjukan langsung di The Lanes Comedy Club. Acara ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi Mind the Gap, sebuah yayasan amal milik Walikota. Dean juga mengajak bisnis lokal, proyek komunitas, dan organisasi amal lainnya untuk menghubungi mereka jika ingin lampu Natal di tempat mereka dinyalakan secara simbolis.

"Kami ingin menunjukkan kepada semua orang mengapa kami percaya bahwa Norwich adalah kota terbaik yang pernah ada," tambah tim Happy Hour.

Di sisi lain, Dewan Kota Norwich sebenarnya telah menyampaikan permohonan maaf karena dianggap lalai dalam meninjau konten masa lalu Dean sebelum memberikan undangan resmi. Meski acara resmi kota tetap berjalan sesuai jadwal, kehadiran Dean kini telah resmi ditiadakan.

Menanggapi pembatalan tersebut, para penggemar justru memberikan dukungan masif. Banyak netizen yang memuji langkah Dean karena mampu mengubah situasi negatif menjadi energi positif. Mereka menilai bahwa seseorang tidak seharusnya dihakimi secara permanen berdasarkan kesalahan atau konten di masa lalu yang sudah jauh berlalu.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar