Investasi Gila MrBeast di Bola Pintar AI

Bagoes anwar

Investasi Gila MrBeast di Bola Pintar AI

Esportivonews.com – Dunia hiburan dan teknologi baru saja dikejutkan oleh langkah tak terduga dari YouTuber paling fenomenal di dunia, MrBeast. Dalam episode perdana musim ke-18 acara televisi populer Shark Tank yang tayang pada 30 September lalu, MrBeast muncul bukan sebagai penonton biasa, melainkan sebagai investor yang siap menggelontorkan dana besar untuk sebuah inovasi mainan masa depan.

Bersama CEO Beast Industries, Jeff Housenbold, MrBeast resmi mengamankan kepemilikan mayoritas pada sebuah produk revolusioner bernama Ball 2. Produk ini bukan sekadar bola mainan biasa, melainkan sebuah bola berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh Sperry Labs. Dalam kesepakatan yang cukup mengejutkan tersebut, MrBeast dan timnya menyuntikkan dana sebesar US$250.000 atau sekitar Rp3,9 miliar untuk mendapatkan 55% saham perusahaan.

Investasi Gila MrBeast di Bola Pintar AI
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Ball 2 adalah bola berbahan busa yang dilengkapi dengan berbagai sensor canggih. Sensor ini mampu mengukur kecepatan lemparan, putaran, hingga daya pantul bola secara akurat. Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan penggunaan; pengguna cukup mendeskripsikan jenis permainan yang mereka inginkan melalui aplikasi pendamping di ponsel, dan AI akan menyusun aturan mainnya secara instan. Menariknya lagi, bola pintar ini tidak memerlukan pengisian daya baterai sama sekali.

Dua pendiri Sperry Labs, Andrew Brown dan Kevin Langdon, yang merupakan sepupu asal Pennsylvania, memukau para juri dengan demonstrasi langsung. Mereka menciptakan sebuah permainan bernama "10 Feet of Death" di lokasi syuting untuk menunjukkan betapa interaktifnya teknologi tersebut. Brown, yang merupakan mantan desainer gim di Electronic Arts, bersama timnya membangun proyek ini sepenuhnya dengan modal mandiri tanpa bantuan investor luar sebelumnya.

MrBeast mengaku sangat terkesan dengan inovasi ini karena memberikan nuansa nostalgia masa kecilnya. "Saya merasa seperti kembali ke usia 13 atau 14 tahun, berbicara dengan AI. Saya benar-benar melihat ini sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan," ungkapnya di tengah acara. Meski begitu, sang YouTuber sempat melontarkan keraguan mengenai harga jual produk yang dipatok sebesar US$69 (sekitar Rp1 juta lebih), karena dianggap cukup tinggi untuk sebuah bola.

Namun, potensi bisnis Sperry Labs tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejak diluncurkan kurang dari enam bulan lalu, mereka telah mencatatkan penjualan sebesar US$74.000 dari sekitar 1.300 unit yang terjual. Dengan biaya produksi per unit hanya sebesar US$13,29, margin keuntungan yang ditawarkan sangat menjanjikan.

Langkah strategis ini juga didukung oleh kekuatan distribusi Beast Industries. Jeff Housenbold menegaskan bahwa tim MrBeast sudah memiliki ekosistem mainan yang kuat melalui lini "MrBeast Lab" yang sudah tersebar luas di ritel raksasa seperti Walmart, Target, hingga Amazon. Setelah melalui proses negosiasi yang sengit, kesepakatan akhirnya tercapai. Housenbold bahkan tidak sabar untuk segera membuat konten kreatif di TikTok menggunakan bola pintar tersebut.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar