Epic Fail! Heist Pokemon Rp1,5 Miliar Berakhir Bui!

Bagoes anwar

Epic Fail! Heist Pokemon Rp1,5 Miliar Berakhir Bui!

eSportivo Fortnite – Bayangkan sebuah misi loot bernilai fantastis, di mana targetnya bukan chest legendaris, melainkan tumpukan kartu Pokemon langka yang harganya bisa bikin dompet auto-level-up. Namun, seperti dalam game, setiap strategi heist pasti punya kelemahan. Dua bersaudara dari Inggris, Keith dan Shane Johnson, baru saja merasakan pahitnya game over setelah mengakui perbuatan mereka mencuri kartu Pokemon senilai £71.000, atau hampir Rp1,5 miliar, dalam dua aksi pencurian beruntun yang berakhir tragis.

Bukan rahasia lagi bahwa dunia kartu koleksi, terutama Pokemon, telah menjadi arena high stakes dengan nilai yang meroket gila-gilaan. Ada yang berhasil membiayai pernikahan berkat penjualan kartu masa kecil mereka, bahkan Logan Paul sukses menjual kartu Pikachu Illustrator-nya seharga $14 juta! Fenomena ini seolah memicu "demam emas" baru, dan Keith (33) serta Shane (37) dari Birmingham, Inggris, tampaknya ingin ikut merasakan bounty tersebut. Namun, ambisi mereka untuk mengkapitalisasi pasar ini justru membawa mereka ke zona merah.

Epic Fail! Heist Pokemon Rp1,5 Miliar Berakhir Bui!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Aksi pertama mereka, pada 8 April 2026, menargetkan Celestial Collectables di Warrington. Dengan gaya bak raid boss yang brutal, mereka menghancurkan pintu depan toko menggunakan linggis. Alarm berbunyi, dan polisi segera tiba di lokasi. Pemandangan yang menyambut petugas adalah kartu-kartu Pokemon yang berserakan di lantai, bersama dengan linggis yang ditinggalkan. Total kerugian dari kartu yang dicuri mencapai £62.000, ditambah kerusakan toko senilai lebih dari £3.000. Strategi kabur mereka ternyata memiliki bug fatal: van Ford Transit putih yang mereka gunakan mogok di tengah jalan! Dalam kepanikan, kedua bersaudara ini mendorong van tersebut ke lokasi lain, memindahkan semua loot ke van kedua, dan berhasil lolos—untuk sementara.

Tak kapok dengan insiden van mogok, mereka kembali beraksi di The Graded Gallery di Rugby. Dengan metode yang sama persis—menghancurkan pintu dan menggasak kartu—mereka berhasil mencuri dan menyebabkan kerusakan senilai lebih dari £9.000 (sekitar $12.000). Kali ini, mereka melarikan diri menggunakan Nissan X-Trail. Namun, jejak digital dan fisik yang mereka tinggalkan ternyata lebih kuat dari shield mereka.

Penyelidikan polisi dengan cepat mengidentifikasi van Ford Transit dan Nissan X-Trail yang digunakan dalam kedua pencurian tersebut, dan keduanya terlacak ke alamat Keith Johnson. Petugas segera mendatangi kediaman mereka untuk melakukan penangkapan. Di sana, mereka menemukan kunci van Ford Transit, kunci Nissan X-Trail, dan sejumlah properti curian dari berbagai aksi pencurian. Misi heist mereka telah resmi berakhir dengan game over.

Keith Johnson mengakui dua dakwaan pencurian dengan niat mencuri dan dijatuhi hukuman 29 bulan penjara. Sementara itu, Shane Johnson juga mengakui pelanggaran yang sama dan akan menghadapi vonisnya pada 31 Juli mendatang. Kisah ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik kilauan kartu langka dan impian kekayaan instan, ada konsekuensi nyata yang menanti di dunia nyata. Untuk informasi lebih lanjut tentang nilai fantastis kartu Pokemon, kunjungi esportivonews.com untuk melihat liputan penjualan Pikachu Logan Paul senilai $14 juta, atau kisah pria yang membiayai pernikahannya dengan kartu masa kecilnya.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar