Eksekutif Apple Muak Lihat Pelindung Layar iPhone!

Bagoes anwar

Eksekutif Apple Muak Lihat Pelindung Layar iPhone!

eSportivo Fortnite – Para gamer sejati tahu betul rasanya ketika sebuah build yang sempurna atau skin langka tiba-tiba di-nerf atau ditutupi aksesori yang tidak perlu. Nah, rupanya, perasaan serupa juga menghantui salah satu otak di balik perangkat paling ikonik di dunia. Tom Marieb, Wakil Presiden Teknik Perangkat Keras Apple yang baru, baru-baru ini melontarkan pernyataan yang mungkin membuat para pengguna iPhone dengan pelindung layar merasa seperti telah melakukan friendly fire. Menurut laporan dari esportivonews.com, Marieb secara terang-terangan mengaku "merinding" melihat iPhone yang dilapisi pelindung layar.

"Secara pribadi, ketika saya melihat seseorang memasang pelindung layar di iPhone mereka, itu membuat kulit saya merinding," ungkap Marieb dalam wawancara dengan TechRadar. "Karena kami bekerja sangat keras untuk menciptakan layar depan yang indah." Pernyataan ini bukan sekadar keluhan biasa, melainkan sebuah refleksi dari filosofi desain Apple yang mengedepankan estetika dan fungsionalitas murni. Bayangkan, para insinyur Apple telah berjuang keras menciptakan "armor" terbaik untuk perangkat Anda, dan Anda malah menambahkan "lapisan pelindung" yang menurut mereka justru merusak pengalaman. Ini seperti mengenakan jaket tebal di atas skin legendaris yang sudah sempurna!

Eksekutif Apple Muak Lihat Pelindung Layar iPhone!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Perisai Keramik 2: Upgrade Pertahanan Tingkat Dewa

Apple sendiri tidak main-main dalam meningkatkan daya tahan layar iPhone. Mereka telah menghabiskan bertahun-tahun untuk membuat layar iPhone lebih tahan gores dan kerusakan sehari-hari. Puncaknya adalah pengenalan Ceramic Shield 2, sebuah teknologi perisai layar yang debut bersama jajaran iPhone 17. Perisai canggih ini juga menjadi andalan pada iPhone 18 Pro dan layar luar iPhone Duo, perangkat lipat terbaru dari Apple.

Marieb menjelaskan bahwa Apple berambisi mengembangkan lapisan layar baru yang tidak hanya mampu menahan goresan, tetapi juga memastikan lapisan tersebut tahan aus seiring waktu. "Kami sangat ingin mengembangkan lapisan baru yang bisa menahan [goresan], tetapi juga memastikan lapisan ini tahan aus," ujarnya. Ketika pertama kali diperkenalkan, Apple mengklaim Ceramic Shield 2 menawarkan ketahanan gores tiga kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Ini bukan sekadar peningkatan minor, melainkan sebuah buff besar yang mengubah meta ketahanan layar iPhone.

iPhone Duo: Engsel Presisi, Pengalaman Premium

Upaya Apple dalam meningkatkan daya tahan juga meluas ke iPhone Duo, yang memperkenalkan engsel baru dan layar dalam yang dapat dilipat. Marieb mengungkapkan bahwa timnya menghabiskan waktu signifikan untuk menyempurnakan engsel tersebut, memastikan perangkat terasa kokoh saat dibuka, ditutup, atau digunakan dalam posisi setengah terlipat. Mereka ingin pengalaman menutup ponsel terasa seperti menutup pintu mobil mewah, bukan engsel yang terasa longgar atau "loyo." "Banyak darah, keringat, dan air mata yang dicurahkan untuk itu," kata Marieb, menggambarkan dedikasi timnya.

Apple juga telah mengatasi kekhawatiran tentang lipatan layar Duo yang mungkin berubah seiring waktu. Marieb menyebutkan bahwa lapisan matte pada layar membantu membuat perubahan di sekitar engsel kurang terlihat dibandingkan layar glossy. Ia bahkan menantang pengguna untuk "meminta pertanggungjawaban kami" terkait klaim ini. Ini adalah sebuah janji yang menarik, mengisyaratkan bahwa Apple sangat yakin dengan durabilitas jangka panjang perangkat lipat mereka. Apakah ini akan menjadi standar baru untuk perangkat lipat di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawab.

Ulasan MKBHD: Potensi Meta Baru?

Komentar Apple mengenai daya tahan Duo muncul setelah YouTuber teknologi terkemuka, Marques Brownlee, atau yang lebih dikenal sebagai MKBHD, membagikan kesan pertamanya tentang perangkat lipat tersebut. Brownlee menggambarkan perangkat seharga $1.999 itu sebagai "sangat menyenangkan" dan memuji kesesuaian serta penyelesaian keseluruhannya. Namun, ia juga menyoroti beberapa kekurangan, termasuk bentuk layar sampul yang tidak biasa, keterbatasan bagi pengguna kidal, dan kualitas kamera selfie di bawah layar.

Meskipun ada beberapa "debuff" kecil tersebut, MKBHD menyimpulkan bahwa Duo "memiliki banyak hal yang menarik" dan berpotensi memikat pengguna iPhone yang telah menantikan untuk beralih ke perangkat lipat. Ini bisa menjadi game-changer bagi ekosistem Apple, membuka pintu ke era baru perangkat yang lebih fleksibel. Apakah iPhone Duo akan menjadi legendary item berikutnya di inventori para penggemar Apple? Kita tunggu saja bagaimana perangkat ini akan mengubah meta penggunaan smartphone.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar