Dunia Gulat Berduka Kepergian Sang Legenda

Bagoes anwar

Dunia Gulat Berduka Kepergian Sang Legenda

Esportivonews.com – Dunia gulat profesional internasional tengah diselimuti awan hitam yang mendalam. Kabar mengejutkan datang dari ajang All Elite Wrestling (AEW) yang secara resmi mengonfirmasi meninggalnya salah satu bintang paling ikonik mereka, Benjamin Satterley. Pegulat yang lebih dikenal dengan nama ring PAC atau Neville ini mengembuskan napas terakhirnya pada usia 40 tahun.

Kabar duka ini disampaikan oleh pihak AEW pada dini hari tanggal 28 September. Kepergian Satterley terasa sangat tragis karena hanya berselang satu hari setelah ia tampil di atas ring dalam sebuah ajang besar. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian sang pegulat legendaris tersebut masih menjadi misteri dan belum diungkapkan secara resmi oleh pihak keluarga maupun manajemen.

Dunia Gulat Berduka Kepergian Sang Legenda
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Pihak AEW dalam pernyataan resminya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga, teman, dan seluruh penggemar. Satterley, yang merupakan putra asli Newcastle upon Tyne, Inggris, dikenal sebagai sosok yang merevolusi gaya bertarung dengan gerakan high-flying yang inovatif dan kemampuan teknis yang luar biasa di atas ring.

Perjalanan karier Satterley dimulai pada tahun 2004. Ia telah menjelajahi berbagai organisasi gulat ternama di seluruh dunia, mulai dari New Japan Pro Wrestling, CMLL, hingga Dragon Gate. Namanya sempat melambung tinggi saat ia bergabung dengan WWE dengan nama Adrian Neville, di mana ia berhasil mencetak sejarah sebagai juara NXT yang sangat berkesan. Setelah menjadi salah satu pendiri AEW pada tahun 2019, ia terus mengukir prestasi dengan memenangkan berbagai gelar juara di ajang tersebut.

Kepergiannya terasa sangat mendadak bagi para penggemar. Pada ajang tahunan All Out tanggal 26 September lalu, Satterley baru saja bertanding melawan rival lamanya, Andrade El Idolo. Meski mengalami kekalahan dalam laga tersebut, ia sempat muncul kembali di acara utama untuk memberikan dukungan dalam pertandingan antara Will Ospreay dan Jon Moxley. Siapa sangka, itu akan menjadi penampilan terakhirnya di hadapan publik.

Kehilangan ini memicu gelombang penghormatan dari berbagai tokoh besar dunia gulat. Will Ospreay, sang juara dunia AEW, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam dengan menyebut Satterley sebagai pahlawan bagi banyak orang. Pemilik AEW, Tony Khan, juga memuji profesionalisme dan atletisitas Satterley yang tidak tertandingi.

Bahkan dari kubu rival, Paul Heyman dari WWE turut memberikan penghormatan dengan menyebut Satterley sebagai talenta yang luar biasa sekaligus manusia yang sangat baik. Mike "The Miz" Mizanin juga menyatakan rasa prihatinnya atas berita yang sangat menyayat hati ini.

Tragedi ini terasa semakin berat bagi komunitas AEW, mengingat hanya berselang dua minggu setelah meninggalnya rekan sesama pegulat AEW, Andy Williams atau yang dikenal sebagai The Butcher. Satterley dan Williams diketahui memiliki hubungan persahabatan yang sangat erat di luar ring. Kini, dunia gulat kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah memberikan warna tak terlupakan dalam sejarah olahraga ini.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar