Drama Loot Drop Pokemon: Anak Terluka, Scalper Kena Ciduk!

Bagoes anwar

Drama Loot Drop Pokemon: Anak Terluka, Scalper Kena Ciduk!

eSportivo Fortnite – Arena Target di Lisbon, Connecticut, mendadak jadi medan pertempuran saat ‘loot drop’ kartu Pokemon TCG berlangsung! Sebuah video viral merekam momen menegangkan di mana seorang pria dihajar dan seorang gadis kecil berusia 4 tahun ikut terluka dalam kekacauan yang tak terduga. Ini bukan lagi sekadar berburu kartu langka, ini sudah masuk level ‘battle royale’ yang berujung dramatis.

Kabarnya, seorang ‘scalper’ Pokemon yang rakus akhirnya ditangkap setelah insiden restock kartu Pokemon di Target berubah jadi keributan brutal. Pria yang diduga pemburu keuntungan itu dilaporkan memukul seorang pria lain, dan tragisnya, seorang anak kecil ikut jadi korban dalam insiden yang bikin geleng-geleng kepala ini.

Drama Loot Drop Pokemon: Anak Terluka, Scalper Kena Ciduk!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Kisah epik ini pertama kali terkuak lewat unggahan akun Pokemon TCG, PokéStreetz, pada 5 September. Mereka melaporkan bahwa insiden ini meledak di Target Lisbon, Connecticut, sekitar tengah hari pada tanggal 28 Agustus. Sebuah tanggal yang mungkin akan diingat sebagai hari di mana hasrat koleksi berubah menjadi kekerasan.

Menurut saksi mata, yang saat itu berada di antrean keempat atau kelima bersama pacarnya, dua pembeli di depan mereka diduga kuat langsung ‘mengamankan’ semua produk Pokemon yang tersisa ke dalam keranjang. Padahal, ada batasan dua item per SKU! Tapi para ‘player’ ini punya strategi licik: mereka memindahkan ‘loot’ hasil buruan ke troli yang disembunyikan di bagian pakaian pria. Strategi ‘stealth’ yang gagal total!

PokéStreetz bahkan membagikan cuplikan video yang viral, memperlihatkan betapa panasnya situasi di sana. Ini bukan sekadar rebutan ‘supply drop’, ini sudah masuk mode ‘battle royale’ yang tak terkendali.

PokéStreetz memang mengingatkan bahwa rekaman dimulai di tengah-tengah keributan, jadi aksi ‘shelf-clearing’ atau pemicu awal pertengkaran tidak terekam sepenuhnya. Namun, yang jelas terlihat adalah individu berbaju putih yang melayangkan pukulan ke wajah pacar saksi mata. Beruntung, ponselnya sempat menangkis sebagian hantaman, tapi benturan itu membuat korban terhuyung dan menabrak seorang gadis kecil berusia 4 tahun, yang kabarnya mengalami cedera di siku. Sungguh ‘epic fail’ yang menyakitkan!

Pria yang dipukul itu langsung bangkit untuk memastikan kondisi si anak. Sementara itu, sang penyerang yang diduga ‘scalper’ itu langsung ‘kabur’ dari TKP, namun sialnya, dompetnya tertinggal! Ayah si anak yang terluka segera menghubungi polisi. Dan tebak apa yang terjadi? Ketika si penyerang kembali ke Target untuk mengambil dompetnya, polisi sudah siap ‘menjemput’nya! PokéStreetz mengklaim bahwa ia langsung ditangkap, dan kedua ‘player’ yang terlibat dalam kekacauan ini dilarang masuk ke toko tersebut selamanya. GGWP, tapi bukan untuk mereka!

Meski begitu, belum ada identifikasi resmi tersangka atau laporan penangkapan yang dirilis ke publik. Namun, di grup Facebook ‘Pokemon Drops & Restocks in CT’, insiden di Target Lisbon itu langsung disebut sebagai ‘mimpi buruk’. Para ‘komentator’ di sana bersaksi bahwa seseorang telah ‘menguras’ habis kaleng-kaleng Pokemon sebelum akhirnya jadi beringas saat direkam. Produk yang jadi rebutan itu diidentifikasi sebagai kaleng ‘Ascended Heroes’, dan ada rumor bahwa para pelaku ini bukan kali pertama membuat onar di toko lain. Apakah ini ‘meta’ baru para scalper?

Insiden ini mencuat di tengah gelombang permintaan gila-gilaan untuk produk Pokemon TCG. Perusahaan Pokemon sendiri sudah mengambil langkah tegas, seperti membatasi produk ulang tahun ke-30 yang sangat diincar hanya untuk pembeli Jepang demi memerangi ‘scalper’. Bahkan, Pokemon Center baru-baru ini membatalkan banyak pesanan pelanggan dalam upaya memberantas ‘scalper’ dan bot. Target pun tak tinggal diam, mereka sudah lama memberlakukan pembatasan pembelian kartu Pokemon dalam jumlah besar, seperti yang pernah dilaporkan oleh esportivonews.com. Dengan tensi setinggi ini, akankah ‘arena’ perburuan kartu Pokemon semakin memanas? Dan sampai kapan para kolektor sejati harus berhadapan dengan drama ‘loot’ yang berujung kekerasan seperti ini? Ini bukan lagi sekadar game, ini pertaruhan reputasi dan keamanan!

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar