Bam Adebayo GILA! Pecahkan Rekor NBA dengan 83 Poin!

Bagoes anwar

Bam Adebayo GILA! Pecahkan Rekor NBA dengan 83 Poin!

eSportivo Fortnite – Dunia basket NBA baru saja diguncang oleh penampilan luar biasa dari Bam Adebayo! Pada tanggal 10 Maret, para penggemar bola basket di seluruh dunia terpaku pada layar mereka saat menyaksikan big man Miami Heat ini mencetak sejarah. Adebayo mencatatkan namanya dalam buku rekor NBA dengan torehan 83 poin yang mencengangkan, hampir menyamai rekor tertinggi sepanjang masa.

Adebayo memimpin Miami Heat meraih kemenangan telak 150-129 atas Washington Wizards. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Heat di peringkat ke-6 klasemen Wilayah Timur, melanjutkan tren positif dengan tujuh kemenangan beruntun.

 Bam Adebayo GILA! Pecahkan Rekor NBA dengan 83 Poin!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Performa eksplosif Adebayo membuatnya menjadi pencetak skor tertinggi kedua dalam satu pertandingan NBA, melampaui legenda Kobe Bryant dan hanya kalah dari rekor Wilt Chamberlain yang dicetak pada tahun 1962.

Absennya Tyler Herro, three-point shooter andalan Miami Heat, tidak menyurutkan semangat Adebayo. Kapten berusia 28 tahun ini mengambil alih peran sebagai mesin pencetak poin, tanpa ampun menghujani pertahanan Wizards.

Sejak kuarter pertama, Adebayo langsung tancap gas. Dikenal karena kemampuan bertahannya yang solid, kali ini Adebayo menjelma menjadi pusat serangan Heat. Ia berulang kali menusuk ke area paint dan melepaskan tembakan jarak menengah yang akurat. Adebayo mencetak 31 poin di kuarter pertama, rekor poin terbanyak yang pernah dicetak pemain Miami Heat dalam satu kuarter, mengalahkan rekor LeBron James dan Dwayne Wade.

Adebayo bahkan mencetak lebih banyak poin daripada seluruh tim Wizards di kuarter pertama! Penampilan gemilangnya ini melampaui rekor poin tertinggi dalam karir Dwayne Wade. Laporan dan unggahan penggemar di media sosial membanjiri dunia maya, mengabarkan rekor-rekor yang dipecahkan Adebayo setiap kali ia berhasil mencetak poin.

Pada paruh waktu, buzz di arena dan di dunia maya semakin memanas. Adebayo terus menambah pundi-pundi poinnya di paruh kedua, membawa Miami Heat unggul jauh atas Washington Wizards. Pertahanan Wizards tak mampu menghentikan momentum Adebayo.

Dengan 10 menit tersisa, Adebayo telah mengoleksi 67 poin. Penonton dan rekan-rekan setimnya menyadari bahwa mereka sedang menyaksikan sesuatu yang istimewa. Mereka pun semakin sering memberikan bola kepada Adebayo.

Dengan satu setengah menit tersisa, Adebayo mencetak poin ke-82 melalui free throw, melampaui rekor Kobe Bryant dan menjadi pencetak skor tertinggi kedua dalam satu pertandingan. Para penonton bergemuruh meneriakkan "MVP! MVP! MVP!" saat ia mencetak poin ke-83.

Adebayo kemudian menghampiri bangku cadangan dan memeluk erat pelatih Erik Spoelstra. 83 poin dalam 42 menit!

Torehan 83 poin ini menjadi yang tertinggi yang dicetak seorang pemain dalam satu pertandingan NBA musim ini, mengalahkan rekor Nikola Jokic yang mencetak 56 poin pada Hari Natal. Adebayo juga melampaui rekor LeBron James yang mencetak 61 poin saat berseragam Miami Heat, yang sebelumnya menjadi rekor poin tertinggi yang dicetak seorang pemain Miami Heat.

Adebayo mengakhiri pertandingan dengan 83 poin, 9 rebound, dan 3 assist, melengkapi penampilan bersejarah yang akan dikenang sebagai salah satu pertandingan dengan torehan poin terbanyak dalam sejarah Miami Heat.

"Kalian akan mengingat pertandingan ini seumur hidup kalian," ujar komentator Eric Reid.

Namun, untuk saat ini, rekor NBA untuk poin terbanyak dalam satu pertandingan masih dipegang oleh Wilt Chamberlain dengan 100 poin yang dicetak pada tanggal 2 Maret 1962.

Pelatih Spoelstra memberikan komentarnya tentang penampilan Adebayo yang luar biasa.

"Ini adalah malam yang sangat sureal. Jujur saja, kami telah diberkati untuk menjadi bagian dari banyak momen besar di arena ini. Yang ini, itu baru saja terjadi. Saya bersyukur kami semua bisa menjadi bagian darinya, menyaksikannya. Dia memiliki kuarter pertama yang luar biasa dan kemudian, di paruh waktu, kami berbicara tentang terus memainkan permainan kami," kata Spoelstra setelah pertandingan. "Begitu dia mencapai 50, kami berpikir, oke, mari kita… Mungkin kita bisa mencapai 60. Ketika dia mencapai 60, dia terus melaju, mungkin juga mengejar 70. Dan kemudian saya bahkan tidak berani berpikir untuk mengeluarkannya. Saya ingin dia memiliki momen itu.

"Saya tidak berhenti sampai dia mendapatkan rekor Kobe."

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar