eSportivo Fortnite – Dunia perfilman baru saja dikejutkan dengan kritikan pedas dari Geoff Keighley, pendiri The Game Awards, terhadap ajang Oscar 2026. Pasalnya, mendiang ayahanda tercinta, David Keighley, tidak masuk dalam segmen "In Memoriam" yang bertujuan untuk mengenang tokoh-tokoh penting yang telah berpulang.
Ajang Academy Awards ke-98 memang memberikan penghormatan kepada sejumlah nama besar di industri film, termasuk Rob Reiner, Michele Singer Reiner, Diane Keaton, dan Robert Redford. Bahkan, segmen tersebut menjadi salah satu yang terpanjang dalam beberapa tahun terakhir, diakhiri dengan penampilan emosional Barbra Streisand yang membawakan "The Way We Were" sebagai penghormatan kepada Redford.

Namun, ketiadaan nama David Keighley, seorang produser yang diakui sebagai salah satu tokoh kunci di balik kesuksesan IMAX, sangat disayangkan oleh banyak pihak, terutama putranya sendiri.
Geoff Keighley melalui akun X pribadinya mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kelalaian pihak Oscar. "Sangat kecewa dan patah hati karena #Oscars dan AMPAS memilih untuk tidak memasukkan ayah saya, David Keighley, dan kontribusinya yang tak terukur bagi IMAX dan sinema dalam segmen In Memoriam dalam siaran tersebut. Saya tidak akan pernah lupa," tulisnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari para penggemar dan kolega. Banyak yang menyampaikan simpati dan kekecewaan atas ketidakadilan ini. Salah satu komentar bahkan menyebut, "Kami akan mengingatnya untukmu. Persetan dengan orang-orang bodoh yang sombong itu."
Sebagai informasi, David Keighley adalah Chief Quality Officer pertama IMAX. Ia memiliki peran penting dalam membentuk format IMAX untuk para pembuat film, serta berkolaborasi dengan sutradara-sutradara ternama seperti Christopher Nolan dan James Cameron untuk menjaga kualitas film dan teknologi IMAX. Kontribusinya yang besar bagi dunia perfilman seharusnya menjadi alasan kuat bagi pihak Oscar untuk memasukkannya dalam segmen "In Memoriam".






