GTA 6 Bisa Segera Rilis di PC Karena AI

Bagoes anwar

GTA 6 Bisa Segera Rilis di PC Karena AI

Esportivonews.com – Dunia industri gim sedang menantikan salah satu momen paling bersejarah dalam dekade ini, yakni peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6). Meskipun Rockstar Games telah mengonfirmasi bahwa gim tersebut akan mendarat di konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S pada 19 November mendatang, para penggemar setia di platform PC masih harus bersabar. Namun, sebuah prediksi mengejutkan muncul dari mantan petinggi teknis Rockstar, Obbe Vermeij, yang menyebutkan bahwa versi PC mungkin akan dirilis jauh lebih cepat dari jadwal biasanya.

Prediksi ini bukan tanpa alasan. Vermeij mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi ancaman nyata bagi strategi rilis tradisional Rockstar. Menurutnya, Rockstar mungkin merasa perlu untuk segera merilis versi PC resmi guna membendung potensi munculnya "port tidak resmi" yang dibuat menggunakan bantuan AI.

GTA 6 Bisa Segera Rilis di PC Karena AI
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Dalam sebuah wawancara dengan Rock Paper Shotgun, Vermeij menjelaskan kekhawatirannya jika Rockstar tidak segera mengambil langkah antisipasi. Ia berpendapat bahwa jika Rockstar membiarkan jeda waktu terlalu lama antara rilis konsol dan PC, ada kemungkinan pihak ketiga akan mencoba mengambil versi PS5 dan menggunakan alat AI untuk mengonversinya agar bisa dimainkan di PC secara ilegal.

"Teknologi ini benar-benar telah mengubah dunia. Jika saya berada di posisi Rockstar, saya akan merasa khawatir jika seseorang mengambil versi PS5 dan menggunakan AI untuk mengubahnya menjadi versi PC," ujar Vermeij.

Meski ia mengakui bahwa hasil dari porting berbasis AI tersebut tidak akan pernah bisa menyamai kualitas optimasi resmi buatan Rockstar, ia memperingatkan bahwa hal tersebut tetap bisa merugikan angka penjualan gim orisinal mereka. Kehadiran versi bajakan atau tidak resmi yang "cukup layak" dimainkan bisa membuat konsumen menunda pembelian versi resmi. Oleh karena itu, Vermeij tidak merasa heran jika Rockstar memutuskan untuk memperpendek jarak waktu antara rilis konsol dan PC.

Terkait proses pembuatan port tidak resmi tersebut, Vermeij menjelaskan bahwa hal itu bukanlah perkara mudah atau murah. Mengonversi sebuah gim raksasa seperti GTA 6 membutuhkan sumber daya komputasi yang sangat besar. Ia memperkirakan proses tersebut akan memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari serta membutuhkan biaya puluhan ribu dolar hanya untuk biaya penggunaan token AI.

"Akan memakan waktu yang sangat lama. Secara fisik, hal ini membutuhkan waktu berjam-jam. Dan itu akan membutuhkan banyak token, jadi kemungkinan biayanya bisa mencapai puluhan ribu dolar. Namun, karena ini adalah GTA, saya yakin akan selalu ada orang yang mencoba melakukannya," tambahnya.

Secara historis, Rockstar memang memiliki pola rilis yang sering menunda versi PC. Sebagai contoh, GTA 5 baru hadir di PC sekitar 18 bulan setelah peluncuran di PS4 dan Xbox One. Begitu pula dengan Red Dead Redemption 2 yang menyusul setahun kemudian. Namun, dengan ancaman teknologi AI yang semakin masif, strategi lama ini mungkin tidak lagi efektif untuk melindungi pendapatan perusahaan di masa depan.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar