Esportivonews.com – Nasib mode Player versus Environment (PvE) dalam jagat Overwatch kini tengah menjadi sorotan tajam para penggemar. Setelah serangkaian pembatalan fitur yang mengecewakan, Direktur Game Overwatch, Aaron Keller, akhirnya memberikan pernyataan terbaru mengenai kemungkinan kembalinya konten berbasis cerita tersebut. Meski memberikan secercah harapan, Keller memberikan catatan realistis bahwa menghadirkan kampanye cerita yang utuh mungkin memerlukan langkah yang sangat besar, bahkan bisa berarti menciptakan sebuah gim baru secara keseluruhan.
Perjalanan mode PvE dalam Overwatch sebenarnya dimulai dengan janji manis saat pengumuman Overwatch 2 pada tahun 2019. Kala itu, Blizzard menjanjikan pengalaman yang jauh lebih mendalam, mulai dari kampanye cerita yang epik, misi hero yang dapat dimainkan berulang kali, hingga sistem talent tree yang kompleks. Namun, ekspektasi tinggi tersebut justru berujung pada kekecewaan. Blizzard akhirnya membatalkan mode Hero pada tahun 2023, dan hanya menyisakan tiga misi cerita melalui pembaruan Invasion yang dinilai kurang memuaskan.

Laporan menyebutkan bahwa kegagalan penjualan konten PvE membuat Blizzard memutuskan untuk menghentikan pengembangan misi PvE di masa depan pada tahun 2024. Menanggapi situasi ini, Aaron Keller menjelaskan bahwa meskipun konten seperti Archives dan misi cerita mampu memicu antusiasme, tantangan terbesarnya adalah menjaga keterlibatan pemain dalam jangka panjang. Ia mengakui bahwa misi-misi tersebut tidak dimainkan sesuai dengan visi yang diharapkan oleh tim pengembang.
Keller juga menyoroti dilema sumber daya yang dihadapi tim. Mengembangkan misi PvE membutuhkan waktu dan tenaga yang sangat masif. Jika Blizzard memaksakan pengembangan PvE yang besar, hal itu berisiko mengalihkan fokus pengembang dari inti utama Overwatch, yaitu pengalaman kompetitif Player versus Player (PvP). Sebagai alternatif, Blizzard lebih memilih menggunakan sumber daya tersebut untuk bentuk penceritaan lain, seperti sinematik berkualitas tinggi atau komik, yang tidak mengganggu stabilitas mode kompetitif.
Meski demikian, Keller menegaskan bahwa ia tidak akan menutup pintu bagi kembalinya PvE. Ia memberikan sinyal bahwa konten PvE dalam skala yang lebih kecil masih sangat mungkin untuk dihadirkan kembali, asalkan tidak menguras sumber daya utama gim. Namun, untuk mewujudkan kampanye cerita skala besar seperti yang dijanjikan di awal, Blizzard mungkin membutuhkan tim pengembang terpisah untuk membangun sebuah judul gim yang berdiri sendiri.
Sebelumnya, Keller juga sempat mengakui bahwa Blizzard telah "melewatkan kesempatan" dalam mengembangkan narasi dan lore Overwatch. Ia menyatakan keinginan kuat untuk memperluas semesta Overwatch, meskipun saat ini belum ada tanda-tanda pengembangan kampanye PvE baru secara aktif. Menariknya, Blizzard sedang berupaya membawa semesta ini ke platform lain melalui proyek Overwatch Rush untuk perangkat seluler. Selain itu, ada desas-desus bahwa Overwatch juga sedang dijajaki untuk diadaptasi ke layar kaca, menyusul kesuksesan proyek adaptasi IP Blizzard lainnya.







