Belanja Sambil Nonton Konten Influencer

Bagoes anwar

Belanja Sambil Nonton Konten Influencer

Esportivonews.com – Pengalaman berbelanja kebutuhan sehari-hari di supermarket kini akan terasa jauh berbeda. Jika biasanya konsumen hanya fokus membandingkan harga atau mencari daftar belanjaan, dalam waktu dekat mereka akan disuguhi konten visual yang lebih menghibur. Raksasa ritel asal Inggris, Tesco, secara resmi mengumumkan langkah inovatifnya dengan membawa video para pembuat konten atau influencer langsung ke dalam lorong-lorong supermarket.

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjembatani celah antara dunia media sosial yang sangat dinamis dengan pengalaman belanja fisik di toko. Melalui integrasi ini, merek-merek dapat memanfaatkan kemitraan mereka dengan para kreator konten untuk menjangkau konsumen tepat di saat mereka sedang mengambil keputusan untuk memasukkan produk ke dalam keranjang belanja.

Belanja Sambil Nonton Konten Influencer
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Strategi ini tidak hanya terbatas pada toko fisik, tetapi juga mencakup ekosistem digital Tesco, mulai dari situs web resmi hingga aplikasi seluler mereka. Dengan demikian, konten yang biasanya hanya dinikmati melalui layar ponsel di rumah, kini hadir secara nyata di depan mata konsumen saat mereka sedang berada di dalam toko.

Salah satu kampanye yang sudah mulai berjalan adalah kolaborasi antara merek produk susu nabati, Alpro, dengan kreator konten Ash Holme. Dalam video tersebut, Holme memperlihatkan cara menyiapkan sarapan menggunakan produk susu almond dan yogurt dari Alpro. Video ini ditayangkan pada layar digital besar di ujung lorong serta layar-layar kecil di atas bagian pendingin, memberikan inspirasi langsung kepada pembeli tentang cara menggunakan produk tersebut.

Secara teknis, Tesco telah menyiapkan infrastruktur yang masif untuk mendukung ambisi ini. Berdasarkan laporan media lokal, konten dari kreator yang telah disetujui akan ditayangkan di lebih dari 7.600 layar digital, termasuk 2.800 layar yang tersebar di gerai-gerai Tesco Express. Sebagian besar toko besar milik Tesco dilaporkan telah memiliki perangkat keras layar tersebut, dan kini fokusnya beralih pada optimalisasi konten yang ditampilkan.

Keputusan ini bukan tanpa alasan yang kuat. Steve Edwards, Kepala Agensi di Tesco Media, mengungkapkan bahwa hanya sekitar satu dari empat produk yang dibeli oleh konsumen berdasarkan kebiasaan semata. Artinya, terdapat peluang besar untuk memengaruhi perilaku belanja melalui rekomendasi visual yang menarik.

Data internal Tesco juga menunjukkan tren yang signifikan, di mana sekitar 40 persen pembelanja berusia di bawah 45 tahun mengaku mengikuti para influencer untuk mendapatkan saran mengenai merek dan produk tertentu. Hal ini membuktikan bahwa kekuatan rekomendasi digital sangat efektif bagi generasi muda.

Ke depannya, Tesco berencana untuk melangkah lebih jauh dengan menguji coba fitur shoppable videos. Melalui fitur ini, konsumen tidak hanya menonton video, tetapi juga dapat langsung menambahkan produk yang diiklankan ke dalam keranjang belanja mereka melalui fitur pencarian atau bagian favorit di aplikasi. Inovasi ini menandai era baru di mana batas antara hiburan digital dan aktivitas belanja fisik semakin memudar.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar