Hunter TikTok Kena ‘Banned’ Nyata! GGWP?

Bagoes anwar

Hunter TikTok Kena 'Banned' Nyata! GGWP?

eSportivo Fortnite – Bayangkan, seorang ‘pro-player’ di TikTok yang pamer skill ‘hunting’ malah kena ‘banned’ permanen di dunia nyata! Carter Hickey, 21 tahun, yang selama ini dikenal sering ‘flexing’ hasil buruannya di platform video pendek itu, kini harus menelan pil pahit setelah mengaku bersalah atas 17 tuduhan kejahatan satwa liar. Ini bukan sekadar ‘lag’ atau ‘bug’ kecil, tapi pelanggaran serius yang bikin reputasinya ‘damage’ parah! Apa saja ‘loot’ yang disita dan berapa ‘damage’ finansial yang harus ia tanggung? Siap-siap kaget dengan ‘penalty’ yang setara ‘epic fail’ ini!

Investigasi yang dilakukan bukan main-main, meluas ke hampir 20 negara bagian dan berhasil mengungkap ‘meta’ ilegal yang digunakan Hickey dalam berburu. Dia terbukti berburu di luar musim yang ditentukan, tanpa izin, bahkan menggunakan kendaraan bermotor untuk ‘take down’ targetnya. Ini seperti bermain di luar ‘safe zone’ terus-menerus tanpa memedulikan aturan main! Pihak berwenang dari esportivonews.com juga berhasil menyita ‘loot’ yang cukup signifikan: 115 pon daging kalkun dan 47 kipas kalkun utuh atau sebagian, bukti nyata dari aktivitas ilegalnya.

Hunter TikTok Kena 'Banned' Nyata! GGWP?
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Yang paling menarik, Hickey diperintahkan untuk meminta maaf di TikTok, platform yang sama tempat ia ‘flexing’ dan menyebarkan informasi palsu tentang ‘skill’ berburunya. Tina Shaw, juru bicara US Fish and Wildlife Service, menegaskan, "Ini bukan kesalahan kecil. Saat sibuk melakukan ‘poaching’, Hickey memposting informasi palsu tentang aktivitasnya di TikTok, membual tentang keterampilan berburunya, padahal banyak tindakannya ilegal. Karena itu, ia wajib memposting permintaan maaf di saluran yang sama dan menulis surat kepada Kota Dover karena masuk tanpa izin dan secara tidak sah mengambil rusa jantan 10 poin di taman umum." Ini seperti kena ‘report’ dan harus klarifikasi di ‘global chat’ karena ‘cheating’! Namun, hingga Minggu lalu, permintaan maaf yang diperintahkan pengadilan itu belum terlihat di akun TikTok-nya. Apakah ini ‘delay’ atau ‘rage quit’?

Hukuman yang dijatuhkan kepadanya juga tidak main-main dan bisa dibilang setara ‘wipe out’ di dalam game. Ia harus menjalani 15 hari penjara, dua tahun sanksi kontrol komunitas, dan 80 jam pelayanan masyarakat yang harus diselesaikan dalam 18 bulan. Lisensi berburunya dicabut selama lima tahun – seperti kena ‘banned’ dari server utama! ‘Damage’ finansialnya? Total $12.000 sebagai restitusi, $5.500 denda, dan tambahan $11.000 dalam bentuk penalti, termasuk $6.000 sebagai pengganti penyitaan truk pikapnya. Belum lagi kontribusi $5.000 untuk program Ohio Turn In a Poacher dan biaya pengadilan untuk setiap tuduhan yang harus dibayar dalam 30 hari. Ini benar-benar ‘payload’ yang berat!

Kasus Hickey ini bukan yang pertama di Ohio. Beberapa minggu sebelumnya, dua ‘content creator’ berburu lainnya, William Bethel dan Justin Booth dari Creek Kings Outdoors di YouTube, juga dijatuhi hukuman dalam investigasi perburuan terpisah. Mereka mengaku bersalah atas 40 tuduhan, menerima hukuman penjara, larangan berburu lima tahun, dan total denda gabungan lebih dari $37.000. Jadi, pelajaran pentingnya: jangan coba-coba ‘exploit glitch’ di dunia nyata, karena ‘admin’ di sini tidak akan segan-segan menjatuhkan ‘banhammer’ yang sesungguhnya!

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar