Lari Maraton Malah Bikin Kantong Jebol

Bagoes anwar

Lari Maraton Malah Bikin Kantong Jebol

Esportivonews.com – Niat hati ingin menaklukkan lintasan lari demi kesehatan dan prestasi, puluhan pelari di California justru harus menelan pil pahit setelah menyelesaikan perlombaan. Bukannya mendapatkan medali atau kepuasan batin, mereka justru mendapati kendaraan pribadi mereka telah hilang dari lokasi parkir dan dibawa oleh petugas derek.

Peristiwa memilukan ini terjadi dalam ajang tahunan Binational Half Marathon, sebuah kompetisi lari unik yang melintasi perbatasan antara dua kota, yakni San Diego di Amerika Serikat dan Tijuana di Meksiko. Keunikan rute yang melintasi batas negara ini biasanya menjadi daya tarik utama bagi para pelari, namun penyelenggaraan tahun ini justru meninggalkan trauma dan kemarahan bagi para pesertanya.

Lari Maraton Malah Bikin Kantong Jebol
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Para peserta mengeluhkan manajemen penyelenggaraan yang dianggap sangat berantakan. Berdasarkan berbagai kesaksian, para pelari mengaku telah mengikuti instruksi resmi dari panitia untuk memarkirkan kendaraan mereka di area yang telah ditentukan. Namun, saat mereka kembali ke titik awal setelah menempuh jarak setengah maraton, tempat parkir tersebut sudah kosong melompong.

Bernice Diaz, salah satu peserta yang terdampak, mengungkapkan rasa kecewanya kepada media lokal. Ia menyatakan bahwa ia sangat terkejut saat mendapati mobilnya sudah tidak ada di tempat. "Kami sampai di sana dan mobilnya sudah tidak ada. Saya bingung mencari di mana mobil saya. Dan saya bukan satu-satunya, banyak orang lain yang mengalami hal serupa. Ini sangat menyedihkan," ujarnya.

Nasib serupa juga dialami oleh Daniela Teodoro. Ia mengaku tidak mengalami kendala apa pun pada perlombaan tahun lalu, namun tahun ini ia harus menanggung biaya derek karena mobilnya ikut terseret dalam kekacauan ini.

Kemarahan peserta semakin memuncak ketika pihak penyelenggara justru terkesan lepas tangan. Alex Rodriguez, pelari lainnya, menuturkan bahwa panitia sempat menyalahkan para peserta atas hilangnya kendaraan tersebut. Padahal, menurutnya, kesalahan sepenuhnya ada pada koordinasi panitia yang memberikan instruksi parkir yang salah. "Mereka bilang ini kesalahan kami, padahal bukan. Kami hanya mengikuti instruksi resmi dari tim Binational Half Marathon untuk parkir di sana," tegas Rodriguez.

Hingga saat ini, para pelari yang dirugikan telah mengajukan tuntutan ganti rugi atas biaya derek yang mencapai ratusan dolar. Namun, mereka mengaku belum mendapatkan jawaban atau kepastian dari pihak panitia penyelenggara.

Di sisi lain, pihak penyelenggara Binational Half Marathon memberikan pembelaan. Mereka menyatakan bahwa tidak ada staf mereka yang bertugas untuk mengatur lalu lintas kendaraan atau mengelola area parkir yang bermasalah tersebut. Pihak panitia mengklaim bahwa lokasi tempat mobil-mobil tersebut diderek bukanlah area parkir resmi yang mereka komunikasikan.

"Itu adalah properti terpisah yang tidak ditunjuk atau dikomunikasikan oleh Binational Race sebagai lokasi parkir resmi. Opsi parkir resmi kami adalah Las Americas Premium Outlets dan Baja-Mex Ped West Parking," ungkap perwakilan penyelenggara dalam keterangannya.

Skandal ini kini menjadi sorotan tajam, mengingat reputasi ajang lari lintas batas ini yang seharusnya menjadi ajang olahraga yang menyenangkan, namun kini justru berubah menjadi mimpi buruk finansial bagi para pesertanya.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar