Esportivonews.com – Dunia pengembangan gim indie baru-baru ini diguncang oleh kontroversi besar yang melibatkan isu kemanusiaan yang sensitif. Pierre-Louis Biojout, seorang pengembang gim independen, secara resmi memutuskan untuk menghentikan produksi dan menarik seluruh materi promosi gim terbarunya yang berjudul Tenderloin Night Shift. Keputusan drastis ini diambil setelah gelombang kritik tajam menyerbu dirinya akibat penggambaran kelompok tunawisma dan pengguna opioid sebagai musuh dalam gim bertema tembak-menembak zombie tersebut.
Gim Tenderloin Night Shift mengambil latar tempat di lingkungan Tenderloin, San Francisco, sebuah kawasan yang memang dikenal memiliki tantangan sosial yang kompleks. Namun, alih-alih menjadi hiburan, gim ini justru memicu kemarahan publik karena dianggap merendahkan martabat manusia. Dalam permainan tersebut, Biojout menciptakan berbagai jenis musuh yang merupakan representasi dari orang-orang yang tinggal di kawasan tersebut, mulai dari petugas keamanan hingga pekerja konstruksi.

Namun, yang paling memicu kemarahan adalah keberadaan musuh bernama "the Folded". Nama ini dianggap sebagai sindiran kejam terhadap fenomena "fentanyl fold", sebuah istilah medis dan sosial yang merujuk pada kondisi fisik pengguna opioid yang membungkuk ke depan akibat pengaruh obat-obatan. Penggambaran ini dinilai sangat tidak etis dan mengeksploitasi penderitaan masyarakat yang sedang berjuang melawan ketergantungan zat.
Menanggapi kecaman yang terus mengalir, Biojout akhirnya mengambil langkah nyata pada 16 Oktober lalu. Melalui pernyataan resmi di platform X, ia mengakui adanya kesalahan fatal dalam pengambilan keputusannya. Ia menyatakan bahwa latar tempat dan cara ia mempromosikan gim tersebut menunjukkan penilaian yang buruk. "Menargetkan orang-orang yang berjuang melawan kecanduan atau tunawisma bukanlah niat saya sama sekali," tulis Biojout dalam pernyataannya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pengembang tersebut tidak hanya menghapus gim tersebut dari internet, tetapi juga mengembalikan dana kepada para pengiklan. Selain itu, Biojout menyatakan telah menyumbangkan seluruh pendapatan yang diperoleh dari gim tersebut, yakni sekitar $300, kepada Delancey Street, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada layanan pemulihan dan pengobatan bagi mereka yang membutuhkan.
Kritik keras juga datang dari otoritas setempat di San Francisco. Bilal Mahmood, Supervisor Distrik yang mewakili wilayah Tenderloin, mengecam keras konten gim tersebut. Ia menyebut gaya permainan yang penuh kekerasan tersebut sebagai tindakan yang mendehumanisasi (menghilangkan sisi kemanusiaan) dan tidak seharusnya dinormalisasi dalam industri hiburan. Senada dengan hal itu, juru bicara kantor jaksa kota San Francisco juga menyebut proyek gim tersebut sebagai sesuatu yang menjijikkan.
Sebelum penutupan permanen ini, Biojout sempat berdalih bahwa inspirasi gimnya berasal dari peta bertema Alcatraz dalam seri Call of Duty. Ia juga mengklaim bahwa ia sering melewati kawasan Tenderloin saat berangkat kerja, sehingga merasa akrab dengan suasananya. Namun, pada akhirnya, tekanan sosial dan etika mengalahkan ambisi komersialnya, meninggalkan pelajaran penting bagi para pengembang gim tentang batasan antara kreativitas dan empati sosial.







