Esportivonews.com – Sebuah kejadian unik sekaligus heroik terjadi di kota Norwich, Inggris, yang melibatkan seorang pria dengan kostum pahlawan super. Alih-alih hanya sekadar berpesta, seorang pemuda yang mengenakan kostum Batman justru terjun langsung melakukan aksi pengejaran terhadap seorang tersangka pencuri tas milik seorang wanita.
Peristiwa dramatis ini bermula pada malam tanggal 19 September lalu. Sonni Mason, pria berusia 25 tahun, tengah menikmati suasana malam merayakan ulang tahun temannya. Namun, suasana pesta yang menyenangkan berubah menjadi ketegangan saat ia menyaksikan sebuah aksi kriminal di depan sebuah klub malam. Seorang wanita menjadi korban pencurian tas setelah terlibat perselisihan kecil dengan pelaku.

Menurut penuturan Mason, motif pencurian tersebut tergolong sangat sepele namun menyebalkan. Pelaku diduga mengambil tas korban hanya karena rasa kesal terkait masalah sebungkus rokok. Melihat ketidakadilan tersebut, insting kepahlawanan Mason muncul. Meski masih mengenakan kostum lengkap Batman, ia tidak ragu untuk langsung mengejar pelaku.
Aksi pengejaran ini tidak dilakukan sendirian. Mason didampingi oleh rekan-rekannya yang juga mengenakan kostum karakter populer lainnya, yakni Poison Ivy dan Mister Fantastic. Kelompok "superhero" dadakan ini sempat mencoba meminta bantuan petugas kepolisian di tengah pengejaran mereka. Sayangnya, saat pelaku berhasil dikepung, tas yang menjadi incaran sudah tidak ada di tangan sang pencuri.
Pencarian berlanjut berdasarkan informasi dari warga sekitar. Jejak pelaku mengarah ke sebuah dinding tinggi di dekat Katedral Norwich, yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian. Mason sempat mencoba menggunakan alat bantu darurat berupa gulungan tisu toilet yang dimodifikasi menyerupai pengait (grappling hook) untuk mengambil tas tersebut, namun upaya itu gagal.
Tanpa rasa takut, "Batman" asli ini akhirnya memutuskan untuk memanjat dinding tinggi tersebut dengan tangan kosong. Upaya nekatnya membuahkan hasil. Ia berhasil mengambil tas tersebut dan mengembalikannya kepada pemiliknya dalam kondisi seluruh isinya masih utuh. Pihak Kepolisian Norfolk pun mengonfirmasi bahwa mereka telah membantu proses penemuan tas yang hilang tersebut.
Melalui unggahan videonya di TikTok, Mason mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak menyangka harus memanjat dinding demi sebuah tas. Ia berharap aksi spontannya ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk peduli terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan atau menjadi korban kejahatan, tanpa harus menunggu memakai kostum pahlawan.
"Saya hanya berharap lebih banyak orang terinspirasi untuk melakukan hal yang sama jika melihat seseorang dirampok atau merasa tidak aman saat sedang keluar malam. Anda tidak perlu kostum superhero untuk melakukan hal yang benar," ujar Mason.
Meski aksi ini viral dan mendapat simpati, pihak kepolisian memberikan pernyataan yang lebih formal dan tidak terlalu menonjolkan sisi "superhero" dari Mason. Mereka hanya menyatakan bahwa petugas yang sedang berpatroli rutin telah dibantu oleh warga untuk menemukan tas yang hilang tersebut. Kejadian ini menambah deretan kisah unik di mana kostum pahlawan super bersinggungan dengan realitas dunia kriminal.







