Resep Rahasia Dicuri? Drama TikTok Memanas!

Bagoes anwar

Resep Rahasia Dicuri? Drama TikTok Memanas!

eSportivo Fortnite – Selamat datang di arena pertempuran digital terbaru, para Survivors! Kali ini, bukan Vic Royale yang jadi rebutan, melainkan sebuah resep cake pop Fruity Pebbles yang manisnya ternyata menyimpan drama lebih pahit dari kekalahan di zona terakhir. Dua kreator TikTok kenamaan, SweetTreatsByAshley dan Cake by Kaity, kini menjadi sorotan utama dalam sebuah battle royale kuliner yang telah menarik jutaan viewer, membatalkan brand partnership, dan bahkan memicu permintaan maaf. Siapa sangka, di balik manisnya kue, tersimpan drama yang lebih intens dari clutch play di menit-menit akhir?

Pertikaian ini bermula ketika Cake by Kaity meluncurkan serangan early game pada bulan Juni, menuduh SweetTreatsByAshley telah membagikan resep cake pop Fruity Pebbles dari cookbook berbayarnya tanpa izin. Dalam video yang kini telah dihapus, Kaity dengan tegas menyatakan bahwa resep tersebut dilindungi hak cipta, layaknya loot legendaris yang tak boleh disentuh sembarangan, dan menuntut Ashley untuk segera menghapus videonya dalam waktu 24 jam. Kaity bahkan menambahkan, situasi seperti ini sering ia alami, seolah ada bug yang terus-menerus mengganggu gameplay-nya.

Resep Rahasia Dicuri? Drama TikTok Memanas!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Namun, Ashley tidak tinggal diam. Ia melakukan counter-attack dengan sebuah video emosional yang kini telah ditonton lebih dari 19 juta kali. "Aku tidak pernah menyangka harus membuat video seperti ini, aku menangis di parkiran Walmart, demi Tuhan," ujarnya, seolah baru saja terkena headshot tak terduga. Ashley menjelaskan bahwa ia tidak pernah membeli cookbook Kaity. Sebaliknya, ia menciptakan resep cake pop Fruity Pebbles-nya sendiri menggunakan campuran kue kotak, sembari merujuk pada rasio cake pop yang sebelumnya pernah dibagikan Kaity secara publik. "Dia membuat video tentangku, mengancam akan menuntutku, karena aku mencuri resepnya yang berhak cipta," kata Ashley dengan nada tak percaya. "Gadis, aku tidak punya resepmu. Aku tidak pernah membeli cookbook sialanmu."

Kontroversi ini dengan cepat menyebar seperti viral outbreak di TikTok, memicu perdebatan sengit di antara para netizen. Banyak yang menunjukkan bahwa meskipun cookbook secara keseluruhan bisa dilindungi hak cipta, resep itu sendiri, layaknya emote publik, umumnya tidak dilindungi oleh undang-undang hak cipta AS. Bahkan, Fruity Pebbles, sang "developer" asli, ikut campur dengan mem-posting ulang resep cake pop mereka sendiri di media sosial, seolah memberikan patch update untuk kejelasan.

Setelah response dari Ashley, banyak pengguna TikTok, termasuk bintang reality TV Snooki, berbondong-bondong memberikan support dan berpihak padanya. Kaity pun mulai merasakan dampak nerf yang signifikan pada brand partnership-nya. DaisyMakes mengumumkan penangguhan kolaborasi Cakesicle Popper dengan Cake by Kaity, sementara B&B Sweets menyatakan tidak akan lagi secara aktif mempromosikan produk tersebut, menegaskan bahwa "kebaikan, rasa hormat, dan profesionalisme akan selalu menjadi prioritas." Apakah ini pertanda game over untuk Kaity?

Tak lama berselang, Kaity merilis video permintaan maaf, mengakui penyesalannya atas cara ia menangani situasi tersebut. "Selamat pagi, teman-teman. Kemarin aku benar-benar kacau, dan aku tidak bangga dengan cara aku menangani situasi ini," ujarnya, seolah mengakui misplay fatal. Ia menambahkan bahwa kini ia lebih memahami hukum hak cipta dan mengakui "tidak memimpin dengan kebaikan." Kaity juga mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman pembunuhan, ujaran rasis yang ditujukan kepada keluarganya, dan pesan-pesan kasar lainnya setelah backlash, meskipun ia tetap bertanggung jawab atas tindakannya.

Ashley kemudian mendesak para viewer untuk menghentikan gelombang kebencian terhadap Kaity. "Aku yakin dia sudah mengerti dan akan berbuat lebih baik di masa depan," tulis Ashley, seolah menyerukan ceasefire di medan perang digital. "Aku tidak ingin ada orang yang merasakan apa yang kurasakan saat semua ini dimulai." Ia menambahkan keinginannya untuk move on dari perselisihan ini dan mendorong viewer untuk berhenti meninggalkan komentar kebencian. "Aku melihat pesan-pesan kalian dan tahu aku berterima kasih atas cinta itu, tapi tolong hentikan kebenciannya."

Perselisihan ini menjadi salah satu dari banyak kontroversi TikTok yang meluas jauh melampaui platformnya, dengan para kreator mendesak viewer untuk tidak melecehkan mereka yang terlibat setelah jutaan orang ikut campur. Ini mengikuti insiden viral lainnya baru-baru ini di mana seorang ayah di Oklahoma meminta pengguna untuk menunjukkan belas kasihan setelah seorang pria yang menghadapinya di toilet umum diidentifikasi secara online dan kemudian kehilangan pekerjaannya, karena backlash internet semakin merambah ke konsekuensi dunia nyata. Apakah ini berarti kita akan melihat patch update besar-besaran pada etika online di season berikutnya? Hanya waktu yang akan menjawabnya, para Survivors. Tetaplah waspada dan mainkan game dengan bijak!

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar