Doggie Nyaris Puncak! 97% Fail di GRIEF!

Bagoes anwar

Doggie Nyaris Puncak! 97% Fail di GRIEF!

eSportivo Fortnite – Dunia Geometry Dash baru saja diguncang oleh sebuah momen yang akan dikenang sebagai salah satu kegagalan paling brutal dalam sejarah game. Streamer legendaris, Doggie, harus menelan pil pahit setelah mencapai 97% pada level "GRIEF" yang diyakini akan menjadi level tersulit sepanjang masa. Setelah dua tahun penuh perjuangan dan lebih dari 400.000 percobaan yang bikin geleng-geleng kepala, Doggie harus tumbang di garis finis yang sudah di depan mata. Ini bukan sekadar kekalahan biasa, ini adalah pukulan telak yang menghancurkan jiwa seorang veteran.

GRIEF sendiri bukanlah level sembarangan. Ini adalah salah satu "Top 1 Extreme Demons" yang paling dinanti, sebuah mahakarya dari icedcave yang dirancang sebagai prekuel dari "Slaughterhouse" – level tersulit yang berhasil diverifikasi Doggie pada tahun 2021. Bayangkan saja, sebuah level yang bahkan belum resmi diverifikasi, namun sudah memakan waktu dan tenaga sedemikian rupa. Sampai saat ini, GRIEF belum bisa diunggah atau masuk dalam daftar peringkat Demonlist karena belum ada yang berhasil menyelesaikannya dari 0% hingga 100%. Menurut data dari Pointercrate per 14 Juni 2026, "Thinking Space II" masih memegang takhta sebagai level tersulit, diikuti oleh "Flamewall", "Amethyst", dan "Tidal Wave". Namun, semua mata tertuju pada GRIEF, yang digadang-gadang akan mengubah peta kekuatan Geometry Dash secara drastis.

Doggie Nyaris Puncak! 97% Fail di GRIEF!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Sejak Mei 2024, Doggie telah melakukan "grinding" tanpa henti di GRIEF, membangun konsistensi melalui ratusan sesi live streaming. Catatan progres dari Geometry Dash Fan Wiki menunjukkan puncaknya: pada 7 Mei 2026, ia berhasil mencapai 84% setelah enam bulan tanpa peningkatan dari rekor sebelumnya 83%. Namun, yang paling mengejutkan terjadi pada 14 Juni, di stream GRIEF ke-361-nya, Doggie berhasil merangsek hingga 97%. Sebuah lompatan epik yang sayangnya berakhir tragis.

Bagi yang belum familiar dengan Geometry Dash, mungkin klip kegagalan ini sulit dicerna. Namun, para veteran GD pasti paham betul betapa mengerikannya tantangan GRIEF. Kesulitan level ini terletak pada jendela input yang sangat, sangat kecil. Setiap klik atau lepas tombol harus terjadi dalam hitungan frame yang sangat terbatas, mirip dengan momen "clutch" di zona terakhir Fortnite yang membutuhkan presisi milidetik. Sebuah analisis komunitas mengungkapkan bahwa GRIEF memiliki 652 input utama pada 240 FPS. Yang paling gila? Ada dua input dengan jendela hanya dua frame, 20 input dengan tiga frame, 71 input dengan empat frame, dan 85 input dengan lima frame. Ini bukan lagi tentang reaksi cepat, ini tentang kesempurnaan absolut.

Bahkan input di mana Doggie akhirnya tumbang dianggap "lebih pemaaf" menurut standar GRIEF. Pada 240 FPS, frame rate yang digunakan oleh banyak pemain top termasuk Doggie, input "lepas" itu memiliki jendela enam frame. Ini memberinya waktu hanya 1/40 detik untuk bertahan hidup. Lepas terlalu cepat atau terlalu lambat, dan tamatlah riwayat lari tersebut. Momen 97% ini terasa begitu kejam karena rekor terbaik Doggie sebelumnya adalah 84%. Mencapai bagian akhir level adalah lompatan besar, yang tentu saja menambah tekanan mental luar biasa saat ia menyadari peluang nyata untuk menuntaskan level tersebut. Bagaimana rasanya ketika kemenangan sudah di depan mata, namun terenggut dalam sekejap?

Kabar kegagalan ini dengan cepat menyebar di seluruh komunitas Geometry Dash. Perdebatan tentang penggunaan frasa "level tersulit sepanjang masa" untuk klip-klip ekstrem memang sering terjadi, namun banyak pemain berpendapat bahwa GRIEF memang berbeda. Mereka mengklaim "tidak ada keraguan" bahwa level ini adalah langkah maju yang signifikan di atas apa pun yang pernah diselesaikan sebelumnya. Meskipun Doggie belum berhasil memverifikasi GRIEF, kematian di 97% ini sudah menjadi salah satu momen terbesar dalam dua tahun perjuangan level tersebut. Jika ia berhasil menaklukkannya, GRIEF dipastikan akan langsung menantang posisi teratas dalam sejarah Geometry Dash. Akankah Doggie bangkit dari kegagalan epik ini dan menorehkan namanya di puncak? Hanya waktu dan ratusan ribu percobaan lagi yang akan menjawabnya. Tetap pantau esportivonews.com untuk update selanjutnya!

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar