eSportivo Fortnite – Dunia game kembali diguncang skandal! Mantan CEO Intrepid Studios, pengembang di balik game MMO Ashes of Creation yang umurnya seumur jagung, dituduh menggunakan dana Kickstarter sebesar $3.2 juta (sekitar 50 miliar Rupiah!) untuk kepentingan pribadi. Waduh, buat apa aja tuh?
Setelah hanya 52 hari membuka akses awal Ashes of Creation, Intrepid Studios langsung gulung tikar. Padahal, game ini dikabarkan laku 300 ribu kopi dengan harga $49.99 per buah, ditambah lagi sukses mengumpulkan dana lewat Kickstarter di tahun 2017. Penutupan mendadak ini memicu kemarahan para pemain yang merasa kena "rug pull" alias ditipu.

YouTuber NefasQS membongkar dugaan penyalahgunaan dana ini dalam sebuah video investigasi yang dikutip oleh esportivonews.com. NefasQS mengklaim telah menemukan catatan keuangan lengkap Intrepid Studios dari tahun 2015 hingga 2026. Hasilnya?
Dalam laporan tersebut, terungkap dugaan pengeluaran untuk koki pribadi, koleksi kartu trading, dan banyak lagi. Gak cuma itu, ada juga pembayaran sebesar $81,166 ke Gore Oil Company, yang diduga sebagai pemilik rumah mewah pasangan CEO tersebut di San Diego.
Video NefasQS langsung viral dan memicu reaksi keras dari komunitas game. Namun, sang YouTuber mengaku mendapat komplain pribadi dan laporannya di Reddit juga kena report. Sampai saat ini, Steven Sharif, mantan CEO Intrepid Studios, belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. Proses hukum pun masih terus berjalan.
Kasus ini jadi tamparan keras buat industri game. Gimana bisa dana yang seharusnya dipakai buat pengembangan game, malah dipakai buat foya-foya? Semoga kasus ini bisa jadi pelajaran buat para pengembang game lainnya, biar gak ada lagi pemain yang merasa dirugikan.







