Ninja: Arc Raiders, Jauhi Jalur Kompetitif Fortnite!

Bagoes anwar

Ninja: Arc Raiders, Jauhi Jalur Kompetitif Fortnite!

eSportivo Fortnite – Bintang Twitch legendaris, Tyler "Ninja" Blevins, baru-baru ini melontarkan peringatan keras kepada pengembang Arc Raiders. Ia mendesak game shooter ekstraksi tersebut untuk tidak pernah mengikuti jejak Fortnite dengan terjun ke kancah turnamen kompetitif. Menurut Ninja, langkah semacam itu bisa menjadi "sangat buruk" bagi masa depan game yang sedang naik daun ini. Sebuah pandangan yang patut disimak, mengingat pengalaman panjang Ninja di dunia esports dan streaming.

Arc Raiders, game besutan Embark Studios, telah menjadi salah satu kejutan manis di akhir tahun, menarik perhatian banyak streamer papan atas di Twitch. Berbeda dengan intensitas hardcore ala Escape from Tarkov, Arc Raiders menawarkan pengalaman extraction shooter yang lebih santai namun tetap seru. Game ini bahkan telah melahirkan momen-momen ikonik, seperti "perang" antara HutchMF dan BurntPeanut yang melibatkan banyak kreator. Ninja sendiri terlibat dalam keseruan tersebut dan sangat menikmati sisi komedi serta interaksi kasual yang ditawarkan game ini.

Ninja: Arc Raiders, Jauhi Jalur Kompetitif Fortnite!
Gambar Istimewa : www.dexerto.com

Namun, mantan profesional Halo ini tidak ingin Arc Raiders terseret ke dalam lubang yang sama dengan Fortnite, di mana tekanan kompetitif mengubah esensi permainan. Baginya, menjaga Arc Raiders tetap kasual adalah kunci agar game ini bisa terus berkembang dan dinikmati banyak orang.

"Saya tidak bilang itu hal buruk di Fortnite, secara teknis. Tapi, ketika Anda mulai menggelar turnamen berhadiah jutaan dolar, dan ada anak-anak 12 tahun yang bisa bermain 24 jam sehari, Anda akan melihat orang-orang ‘sweaty’ yang mencoba min-max segalanya," ungkap Blevins, menyoroti dampak kompetisi berlebihan. Ia khawatir, jika Arc Raiders mengikuti jalur ini, komunitasnya akan berubah drastis.

Ninja juga menyoroti beberapa kelemahan intrinsik Arc Raiders yang membuatnya tidak cocok untuk ranah kompetitif. "Tidak ada mobilitas" menjadi salah satu kritik utamanya. Menurutnya, akan menjadi pilihan yang "konyol" jika pengembang mencoba memaksakan aspek kompetitif pada game dengan keterbatasan tersebut. "Begitu mereka mencoba membuat game ini kompetitif, itu akan sangat buruk. Saya harap tidak akan pernah ada turnamen untuknya. Saya ingin mereka menjaganya sekasual mungkin," tegas Ninja, bahkan menolak ide turnamen "bercanda" sekalipun.

Bintang Twitch ini juga membandingkan Arc Raiders dengan PUBG. Ia mengakui bahwa PUBG bisa memiliki sisi kompetitif karena opsi kendaraan yang memadai, sesuatu yang tidak dimiliki Arc Raiders. Selain itu, masalah "desync" yang masih kerap terjadi di Arc Raiders juga menjadi batu sandungan besar bagi potensi kompetitifnya. "Terlalu banyak desync bagi game ini untuk benar-benar kompetitif," tambahnya, menggarisbawahi tantangan teknis yang harus diatasi.

Terlepas dari peringatan Ninja, Arc Raiders memang telah memenangkan hati banyak streamer top. Shroud bahkan sempat berharap game ini bisa memenangkan Game of the Year. Pertanyaannya kini, apakah Embark Studios akan mendengarkan saran dari salah satu ikon gaming terbesar ini? Atau akankah mereka mengambil risiko dan mencoba peruntungan di arena kompetitif, dengan segala konsekuensi yang mungkin menyertainya? Keputusan ada di tangan pengembang, dan masa depan Arc Raiders akan sangat bergantung pada pilihan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh esportivonews.com.

Baca Juga

gnews

Tags

Tinggalkan komentar